Times Malut – Dewan Pengurus Daerah (DPD) Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kota Tidore Kepulauan akan menggelar Festival Piala Kemerdekaan 2026 yang resmi dimulai pada Rabu, 5 Agustus 2026, di Stadion Marimoi, Kota Tidore Kepulauan.
Festival sepak bola usia dini ini menjadi salah satu rangkaian kegiatan dalam menyambut Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia sekaligus menjadi wadah pembinaan bagi talenta-talenta muda di Provinsi Maluku Utara.
Kompetisi akan mempertandingkan empat kelompok usia, yakni U-9, U-10, U-11, dan U-12, dengan peserta berasal dari berbagai Sekolah Sepak Bola (SSB) se-Provinsi Maluku Utara. Kehadiran puluhan tim dari berbagai kabupaten dan kota diharapkan menjadi momentum mempererat silaturahmi antar-SSB sekaligus meningkatkan kualitas pembinaan sepak bola usia dini di Maluku Utara.
Ketua Penyelenggara, Ridwan Oemar, yang juga menjabat sebagai Ketua Organisasi, Kaderisasi, dan Keanggotaan (OKK) DPD KNPI Kota Tidore Kepulauan, menegaskan bahwa Festival Piala Kemerdekaan merupakan bentuk nyata komitmen KNPI dalam mendukung pengembangan sepak bola usia dini.
“KNPI Kota Tidore Kepulauan berkomitmen untuk terus menjadi bagian dari ekosistem pembinaan sepak bola usia dini. Kami tidak ingin hanya hadir sebagai penyelenggara kegiatan seremonial, tetapi juga mengambil peran aktif dalam menghadirkan berbagai festival dan kompetisi yang mampu memberikan ruang bermain, ruang belajar, dan ruang bertumbuh bagi anak-anak,” ujar Ridwan.
Menurutnya, pembinaan atlet tidak dapat dilakukan secara instan, melainkan membutuhkan kompetisi yang rutin dan berkelanjutan agar pemain memperoleh pengalaman bertanding sejak usia dini.
“Kompetisi adalah bagian penting dari proses pembinaan. Semakin sering anak-anak mendapatkan kesempatan bertanding dalam atmosfer yang sehat dan kompetitif, maka kemampuan teknik, mental, disiplin, dan karakter mereka akan semakin berkembang. Karena itu, KNPI akan terus berupaya menghadirkan kegiatan-kegiatan positif yang mendukung lahirnya generasi pesepak bola masa depan,” katanya.
Ridwan menjelaskan, DPD KNPI Kota Tidore Kepulauan selama ini telah aktif melaksanakan berbagai kegiatan pengembangan sepak bola usia dini sebagai bentuk kontribusi organisasi kepemudaan terhadap kemajuan olahraga di daerah. Festival Piala Kemerdekaan menjadi salah satu agenda pembinaan yang diharapkan dapat terus berlanjut dan berkembang setiap tahunnya.
“Kami percaya bahwa pembinaan sepak bola bukan hanya menjadi tanggung jawab satu pihak. Dibutuhkan kolaborasi antara organisasi, sekolah sepak bola, pelatih, orang tua, pemerintah, dan seluruh pemangku kepentingan agar ekosistem pembinaan di Maluku Utara semakin kuat. KNPI siap mengambil bagian dalam kolaborasi tersebut,” tegasnya.
Ia juga mengajak seluruh peserta, pelatih, orang tua, dan suporter untuk menjunjung tinggi sportivitas selama pelaksanaan festival.
“Mari kita jadikan Festival Piala Kemerdekaan sebagai ajang pembelajaran bagi anak-anak. Menang dan kalah adalah hal yang biasa dalam olahraga, tetapi nilai sportivitas, disiplin, kerja sama, dan rasa hormat kepada sesama adalah kemenangan yang sesungguhnya,” pungkas Ridwan.
Festival Piala Kemerdekaan 2026 diharapkan tidak hanya melahirkan para juara, tetapi juga menjadi fondasi lahirnya bibit-bibit pesepak bola potensial yang kelak mampu mengharumkan nama Kota Tidore Kepulauan dan Provinsi Maluku Utara di tingkat nasional. (On-Kun)

Tinggalkan Balasan