TIMES MALUT – Ketua Nelayan Dowora, Yusuf Ibrahim, mendukung pelaksanaan Program Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) di Kota Tidore Kepulauan, Maluku Utara.
Yusuf mengatakan, program tersebut menjadi salah satu bentuk perhatian pemerintah terhadap masyarakat pesisir. Menurut dia, KNMP diharapkan tidak berhenti pada pembangunan fasilitas, tetapi juga mampu meningkatkan produktivitas dan kemandirian ekonomi nelayan.
“Kita di Kota Tidore Kepulauan memiliki masyarakat nelayan yang cukup banyak. Kami berharap Program KNMP ini jangan hanya sebatas program di atas kertas, tetapi benar-benar dapat dimanfaatkan untuk membantu aktivitas dan meningkatkan produktivitas nelayan,” kata Yusuf, Kamis, 27 Agustus 2026.
Ia mengatakan, nelayan di Kota Tidore Kepulauan masih menghadapi sejumlah kendala dalam melaut. Salah satunya kondisi gelombang laut yang tinggi yang dapat menghambat aktivitas penangkapan ikan.
Selain itu, kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) turut meningkatkan biaya operasional nelayan. Modal yang dibutuhkan untuk melaut pun semakin besar.
Menurut Yusuf, kondisi tersebut dapat berdampak terhadap hasil tangkapan dan pendapatan nelayan. Karena itu, ia berharap pemerintah memberikan dukungan yang tepat sasaran, baik melalui penyediaan sarana dan fasilitas maupun program pemberdayaan.
Yusuf juga meminta komunikasi antara pemerintah, kelompok nelayan, dan masyarakat diperkuat agar pelaksanaan KNMP berjalan sesuai kebutuhan nelayan.
“Kami siap membantu menyampaikan informasi mengenai Program KNMP kepada masyarakat. Kalau ada informasi yang keliru atau menimbulkan persepsi negatif, kami juga siap memberikan penjelasan dan sosialisasi agar masyarakat mendapatkan informasi yang benar,” ujarnya.(*)

Tinggalkan Balasan