Times Malut — Kelurahan Cobodoe menjadi gerbang masuk Kecamatan Tidore Timur, Kota Tidore Kepulauan. Disana tumbuh banyak anak muda dengan ide-ide kreatif, mereka terhimpun dalam satu wadah bernama Karang Taruna Dodia Cobodoe.

Pada momentum peringatan Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81 Tahun, mereka mengagendakan sebuah event yang bertajuk Semarak Kemerdekaan dan Panggung Apresiasi, juga lomba Permainan Tradisional perdana yang pernah digelar di Kota Tidore.

Ketua Panitia Pelaksana Firmansyah Ismail saat ditemui di lokasi kegiatan mengonfirmasi bahwa setiap persiapan baik lomba maupun panggung apresiasi sudah dalam tahap finishing.

“Pembukaan kegiatan akan berlangsung pada Jumat, 14 Agustus 2026 di Lapangan Dodia Cobodoe. Segala persiapan sudah hampir rampung baik panggung sampai pada lapangan untuk lomba dan upacara 17 Agustus nanti,” ujar Firman.

Menurutnya semarak kemerdekaan bukan sebatas kegiatan seremonial melainkan menjadi ruang kolaborasi dan ruang kreativitas anak muda Cobodoe.

“Kegiatan semarak ini tidak sebatas acara seremonial, lebih dari itu semua ini menjadi tempat belajar dan ruang bertukar ide-ide kreatif anak muda, sehingga bisa tumbuh dan besar bersama,” tambahnya.

Dalam kesempatan itu juga Ketua Karang Taruna Dodia Cobodoe, Idrus Ade, menyampaikan beberapa hal terkait persiapan dan teknis kegiatan yang akan berlangsung selama beberapa hari kedepan.

“Kegiatan ini akan berlangsung selama empat hari, mulai tanggal 14-17 Agustus 2026. Lomba permainan tradisional akan berlangsung pada siang hari sedangkan untuk panggung apresiasi akan berlangsung pada malam hari, sedangkan puncak acara tepat tanggal 17 Agustus,” kata Idrus.

Idrus berharap agar kegiatan ini tidak dimaknai sebatas perlombaan untuk memeriahkan kemerdekaan tetapi mejadi ruang belajar dan berbagi untuk regenerasi Cobodoe yang lebih baik.

“Kegiatan seperti ini sudah sering kita lakukan dan selalu ramai pengunjung. Sehingga saya berharap agar ruang semacam ini menjadi tempat belajar bagi generasi di bawah saya, agar kedepan ide-ide kreatif anak muda Cobodoe dapat tercurahkan dan mendapat ruang agar tetap hidup,” tutupnya.