TIMES MALUT – Panitia Toadore Festival Vol. III 2026 dari Perkumpulan Keluarga Pelajar Mahasiswa (PKPM) Nuku Yogyakarta melakukan audiensi dengan Wakil Menteri Ekonomi Kreatif Republik Indonesia, Irene Umar, di Gedung Kementerian Ekonomi Kreatif, Jakarta.

Audiensi tersebut membahas penyelenggaraan Toadore Festival Vol. III yang dijadwalkan berlangsung pada Oktober 2026. Panitia juga memaparkan sejumlah agenda festival, di antaranya Seminar Nasional Ekonomi Kreatif, Panggung Budaya Nusantara, Ngosip Kreatif, dan Panen UMKM.

Steering Committee Program Kreatif Toadore Festival, Kapita Fando, mengatakan festival itu tidak hanya menjadi ajang promosi budaya, tetapi juga ruang kolaborasi untuk mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif.

“Toadore Festival kami hadirkan sebagai ruang kolaborasi untuk memperkenalkan kekayaan budaya Kota Tidore Kepulauan sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif melalui keterlibatan generasi muda, pelaku UMKM, komunitas kreatif, dan berbagai pemangku kepentingan,” kata Kapita Fando, Kamis, 30 Juli 2026.

Dalam audiensi tersebut, perwakilan panitia, Furqan, juga mengundang Irene Umar untuk hadir sebagai narasumber pada Toadore Festival Vol. III.

Menanggapi pemaparan panitia, Irene Umar mengapresiasi inisiatif mahasiswa asal Tidore yang mengangkat budaya daerah melalui ekonomi kreatif.

“Saya mengapresiasi inisiatif teman-teman mahasiswa yang menjadikan budaya sebagai pintu masuk pengembangan ekonomi kreatif. Festival seperti ini penting untuk memperkenalkan potensi daerah sekaligus memberi dampak bagi masyarakat,” ujar Irene.

Ia menyatakan dukungannya terhadap penyelenggaraan Toadore Festival Vol. III dan berharap kegiatan tersebut mampu menjadi media promosi budaya serta potensi ekonomi kreatif Kota Tidore Kepulauan di tingkat nasional.

Audiensi tersebut menjadi bagian dari upaya PKPM Nuku Yogyakarta membangun sinergi dengan Kementerian Ekonomi Kreatif untuk mendukung pelestarian budaya, pemberdayaan UMKM, dan pengembangan ekonomi kreatif secara berkelanjutan.(*)