Times Malut — Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kota Tidore Kepulauan kembali menggelar turnamen sepak bola Piala KNPI Kota Tidore Kepulauan Usia 16 Tahun yang akan dipusatkan di Stadion Marimoi, Kota Tidore Kepulauan pada Kamis, (05/02/2026) nanti. Kegiatan ini menjadi wujud komitmen bersama KNPI dan Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Tidore Kepulauan dalam membangun pembinaan sepak bola usia muda yang berkelanjutan melalui pemanfaatan sarana olahraga serta dukungan pembinaan lainnya.

Komitmen tersebut terbangun setelah silaturahmi KNPI Kota Tidore Kepulauan dengan Kepala Dispora Tidore Kepulauan, Ali Dukomalamo, yang berlangsung pada Senin, 2 Februari 2026. Dalam pertemuan tersebut disepakati bahwa lapangan sepak bola merupakan aset pemerintah daerah yang dikelola oleh Dispora, sehingga pemanfaatannya untuk kegiatan pembinaan dan kompetisi usia muda menjadi bagian dari komitmen bersama antara KNPI dan Dispora Tidore Kepulauan.

Kepala Dispora Kota Tidore Kepulauan, Ali Dukomalamo, menyatakan dukungannya terhadap pelaksanaan Piala KNPI U-16 sebagai langkah strategis dalam pembinaan olahraga usia muda.

“Dispora mendukung penuh kegiatan Piala KNPI U-16 ini. Turnamen seperti ini sangat penting untuk pembinaan sepak bola sejak usia muda. Pemanfaatan fasilitas olahraga milik pemerintah memang harus diarahkan untuk kegiatan positif dan berkelanjutan seperti yang dilakukan KNPI,” ujar Ali Dukomalamo.

Turnamen Piala KNPI U-16 diikuti oleh 13 Sekolah Sepak Bola (SSB), terdiri dari 7 SSB asal Kota Ternate dan 6 SSB dari Kota Tidore Kepulauan. Kompetisi ini diperuntukkan bagi pemain kelahiran tahun 2010 dan 2011 sebagai bagian dari pembinaan atlet usia remaja.

Adapun peserta yang ambil bagian dalam Piala KNPI Kota Tidore Kepulauan U-16 yakni SSB Tugumuda Tidore, SSB Nuku Junior, SSB Bintang Timur, SSB Babullah Junior, SSB Poram, SSB Tunas Retox, SSB Tunas Palapa, SSB Mayoma, SSB Galvao, SSB Villaray, Binter Football Academy, SSB Milanisti, dan SSB IM Ternate.

Ketua Pelaksana kegiatan, Ridwan Oemar, menjelaskan bahwa pada tahap perencanaan awal turnamen ini direncanakan berlangsung di Lapangan Dowora. Namun, karena adanya kendala teknis, panitia memutuskan untuk memindahkan lokasi pertandingan ke Stadion Marimoi guna memastikan kesiapan lapangan dan kelancaran pelaksanaan kegiatan.

“Perubahan lokasi ini merupakan hasil evaluasi teknis panitia. Kami ingin memastikan seluruh pertandingan berjalan aman, lancar, dan nyaman bagi para pemain,” ujar Ridwan Oemar.

Ia menambahkan, Piala KNPI U-16 merupakan kelanjutan dari Festival Piala KNPI kategori Usia 9–12 Tahun yang sebelumnya sukses digelar dan melibatkan lebih dari 600 pesepak bola usia dini.

Sementara itu, Ketua KNPI Kota Tidore Kepulauan, Mansyur Djamal, menegaskan bahwa KNPI berkomitmen mendorong kolaborasi serta peningkatan kualitas Sekolah Sepak Bola (SSB) secara berkelanjutan, baik di Kota Tidore Kepulauan maupun di Maluku Utara.

“Pembinaan sepak bola harus dilakukan secara konsisten dan berjenjang. KNPI ingin menjadi jembatan kolaborasi antar SSB agar kualitas pembinaan terus meningkat dan mampu melahirkan atlet-atlet berprestasi,” kata Mansyur Djamal.

Melalui kegiatan ini, KNPI Kota Tidore Kepulauan berharap Piala KNPI U-16 dapat menjadi wadah pembinaan, kompetisi, dan silaturahmi yang berkelanjutan bagi generasi muda, sekaligus memperkuat ekosistem sepak bola usia muda di Maluku Utara.