TIMES MALUT – Gubernur Maluku Utara Sherly Tjoanda bersama Wakil Gubernur Sarbin Sehe meletakkan batu pertama pembangunan Masjid Nurul Huda di Desa Malapat, Kecamatan Makian Barat, Kabupaten Halmahera Selatan, Rabu, 5 Oktober 2025.

Pada tahap awal, Pemprov Maluku Utara menyalurkan bantuan Rp200 juta untuk pembangunan pondasi dan perluasan area utama masjid. Pembangunan tersebut merupakan bagian dari rencana besar pembangunan masjid yang lebih representatif dengan total alokasi Rp4 miliar pada tahap berikutnya.

Sherly mengatakan, pembangunan rumah ibadah bukan hanya tentang bangunan fisik, tetapi juga tentang penguatan spiritual dan sosial masyarakat.

“Pembangunan masjid ini adalah janji politik kami. Ini wujud komitmen untuk menghadirkan tempat ibadah yang layak, indah, dan bermanfaat bagi warga Malapat,” kata Sherly.

Ia berharap pembangunan masjid ini menjadi momentum memperkuat persatuan dan gotong royong antara pemerintah, tokoh agama, dan masyarakat.

“Pembangunan ini bukan sekadar proyek, tapi bentuk ibadah kolektif kita semua. Semoga masjid ini berdiri megah dan membawa berkah bagi seluruh masyarakat,” ujarnya.

Kegiatan peletakan batu pertama juga dirangkaikan dengan Gerakan Pangan Murah (GPM) serta dialog bersama warga. Dalam dialog tersebut, Gubernur membahas sejumlah kebutuhan desa, termasuk pemugaran SMA 25 Halmahera Selatan lewat program revitalisasi Kemendikdasmen, serta pengaturan sharing bangunan PAUD bersama Pemkab Halmahera Selatan bagi lembaga yang belum memiliki gedung sendiri.

Sherly menegaskan komitmen Pemprov Maluku Utara untuk terus menghadirkan pembangunan yang adil dan menyentuh langsung kebutuhan masyarakat di pelosok.

“Dari Malapat kita belajar, pembangunan harus dimulai dari hati — dari kepedulian, dari doa, dan dari semangat untuk berbagi manfaat,” tutupnya.(*)