TIMES MALUT – Pemerintah Provinsi Maluku Utara bersama Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Maluku Utara membahas sejumlah program strategis, mulai dari pengembangan Taman Asuh Sayang Anak (Tamasya), pencegahan stunting melalui Gerakan Orang Tua Asuh, hingga persiapan kunjungan pejabat pusat BKKBN.
Pembahasan tersebut berlangsung dalam audiensi antara Sekretaris Provinsi Maluku Utara Samsuddin A. Kadir dan Pelaksana Tugas Kepala Perwakilan BKKBN Maluku Utara Ansar Djainahu di Kantor Gubernur Maluku Utara, Sofifi, Selasa, 9 Juni 2026.
Samsuddin mengatakan salah satu fokus pembahasan adalah penentuan lokasi Program Tamasya di Sofifi. Program tersebut disiapkan sebagai fasilitas pengasuhan anak bagi pekerja perempuan agar mereka dapat bekerja dengan lebih tenang.
Menurut dia, beberapa lokasi yang dipertimbangkan antara lain taman kanak-kanak binaan PKK, kawasan Kantor Gubernur Maluku Utara, dan lingkungan ASN I Sofifi. Tim dari pemerintah daerah dan BKKBN akan melakukan survei untuk menentukan lokasi yang paling layak.
BKKBN menargetkan pembentukan 10 unit Tamasya pada 2026. Sebelumnya, pada 2025, program tersebut melampaui target dengan realisasi lima unit dari target dua unit.
Selain itu, kedua pihak juga membahas Program Gerakan Pencegahan Stunting (Genting) yang dijalankan melalui skema Orang Tua Asuh. Program ini mengandalkan dukungan masyarakat dan pihak yang memiliki kemampuan ekonomi untuk membantu keluarga berisiko stunting.
Bantuan yang diberikan tidak hanya berupa pemenuhan kebutuhan gizi dan edukasi, tetapi juga perbaikan rumah serta sanitasi.
“Tindak lanjut program ini akan dikoordinasikan bersama pimpinan OPD terkait untuk mendorong keterlibatan orang tua asuh,” kata Samsuddin.
Audiensi tersebut juga membahas persiapan kunjungan Sekretaris Utama BKKBN RI Budi Setiono ke Maluku Utara pada 15 Juni 2026.
Plt Kepala Perwakilan BKKBN Maluku Utara Ansar Djainahu mengatakan kunjungan itu akan diisi dengan pelantikan tujuh CPNS formasi 2025, peletakan batu pertama di Kampung Keluarga Berkualitas di Sofifi, Kota Tidore Kepulauan, serta kuliah umum di Universitas Bumi Hijrah.
Samsuddin menegaskan pemerintah daerah siap mendukung kelancaran seluruh rangkaian kegiatan kunjungan tersebut melalui koordinasi dengan Biro Administrasi Pimpinan.
Dalam pertemuan itu turut hadir sejumlah kepala organisasi perangkat daerah, antara lain Kepala Dinas Kesehatan, Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, serta Kepala Dinas Sosial Maluku Utara.(*)

Tinggalkan Balasan