TIMES MALUT – Gubernur Maluku Utara Sherly Tjoanda membuka lomba menembak dalam rangka memperingati HUT ke-27 Provinsi Maluku Utara, HUT ke-81 TNI, dan HUT ke-81 Korps Brimob Polri di Lapangan Tembak Brimob Polda Maluku Utara, Rabu, 7 Oktober 2026.
Lomba tersebut diikuti sekitar 100 peserta dari berbagai kalangan. Kegiatan ini menjadi ajang memperkuat sinergi antara pemerintah daerah, TNI, Polri, dan Pengurus Provinsi Persatuan Menembak Indonesia (Perbakin) Maluku Utara.
Sejumlah pejabat turut hadir dalam kegiatan tersebut, antara lain Wali Kota Ternate, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Maluku Utara, pejabat utama Polda Maluku Utara, pimpinan instansi vertikal, dan pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD).
Dalam sambutannya, Sherly mengatakan, kegiatan olahraga harus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Hal itu sejalan dengan tema HUT ke-27 Provinsi Maluku Utara, yakni “Tumbuhnya Harus Terasa”.
Menurut Sherly, kompetisi menembak dapat menjadi sarana untuk menemukan atlet potensial sekaligus memperkuat pembinaan olahraga di daerah.
“Semoga ke depan ekosistem menembak di Maluku Utara lebih ramai lagi. Melalui kompetisi yang berkelanjutan, kita dapat menemukan talenta-talenta tersembunyi,” ujar Sherly.
Ia berharap, kolaborasi Perbakin bersama TNI dan Polri dapat meningkatkan kualitas pembinaan atlet sehingga semakin banyak penembak asal Maluku Utara yang mampu berprestasi di tingkat nasional maupun internasional.
Sherly juga mendorong pemanfaatan fasilitas olahraga menembak secara lebih luas. Selain mendukung pembinaan atlet, fasilitas tersebut diharapkan menjadi ruang silaturahmi dan memperkuat kebersamaan antarkomponen masyarakat.
Sementara itu, Sekretaris Perbakin Maluku Utara Harun Fabanyo mengatakan, lomba tersebut menjadi salah satu upaya menjaring bibit atlet potensial yang dapat dikembangkan melalui pembinaan berkelanjutan.
Harun juga menyampaikan capaian atlet Perbakin Maluku Utara dalam ajang lomba berburu nasional pada September 2026. Dalam kompetisi tersebut, atlet Maluku Utara meraih juara pertama dan kedua Zona Timur serta juara kedua umum tingkat nasional.
Yusak Babullah dari Halmahera Utara meraih juara pertama Zona Timur, sedangkan Alfred Hermanto Taka meraih juara kedua umum tingkat nasional.
Capaian tersebut menjadi modal bagi Perbakin Maluku Utara untuk meningkatkan pembinaan dan memperluas kesempatan atlet mengikuti kompetisi di berbagai tingkatan.
Olahraga menembak membutuhkan konsentrasi, ketenangan, kedisiplinan, dan pengendalian diri. Karena itu, pembinaan yang terarah dan kompetisi berkelanjutan diharapkan dapat melahirkan atlet berprestasi yang membawa nama Maluku Utara ke tingkat nasional maupun internasional. (*)

Tinggalkan Balasan