TIMES MALUT – Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda, menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur harus menjadi jalan utama menuju peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Hal tersebut disampaikannya saat membuka Karya Bakti Skala Besar TNI Angkatan Darat Tahun Anggaran 2026 di Kabupaten Halmahera Tengah, Senin, 1 Juni 2026.

Program yang dilaksanakan oleh Kodim 1512/Weda tersebut difokuskan pada percepatan pembangunan daerah melalui kolaborasi solid antara pemerintah daerah, TNI, Polri, dan seluruh lapisan masyarakat.

Kegiatan ini diharapkan mampu memperkuat konektivitas antarwilayah sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi dan pemerataan pembangunan di Maluku Utara.

Gubernur Sherly menekankan bahwa sasaran utama dari program berskala besar ini bukan hanya sekadar pembangunan fisik, melainkan membuka peluang kemajuan yang lebih luas bagi masyarakat setempat.

“Yang sedang kita bangun saat ini bukan hanya jalan. Yang sedang kita bangun adalah jalan menuju masa depan. Yang sedang kita bangun bukan hanya jembatan fisik, tetapi jembatan harapan antara kemajuan dan kesejahteraan,” ujar Sherly.

Ia juga mengingatkan bahwa keberhasilan pembangunan daerah tidak hanya ditentukan oleh masuknya investasi dan melimpahnya kekayaan sumber daya alam. Menurutnya, kemajuan wilayah yang berkelanjutan membutuhkan pilar persatuan, kolaborasi aktif, dan semangat gotong royong dari seluruh elemen masyarakat.

“Pembangunan memang membutuhkan investasi, tetapi kemajuan sejati membutuhkan persatuan. Ekonomi dapat tumbuh karena faktor sumber daya alam, namun peradaban hanya bisa tumbuh karena gotong royong,” kata Sherly.

Lebih lanjut, ia mengajak jajaran pemerintah daerah, aparat keamanan, tokoh agama, tokoh adat, pelaku usaha, serta kelompok pemuda untuk terus memperkuat sinergi kerja sama dalam membangun Maluku Utara.

Gubernur juga menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih yang mendalam kepada jajaran TNI. Apresiasi tersebut ditujukan mulai dari Pangdam XV/Pattimura Mayjen TNI Dody Triwinarto, Danrem 152/Baabullah Brigjen TNI Enoh Solehudin, hingga para Babinsa yang selama ini aktif bergerak di garda terdepan mendampingi masyarakat desa.

Menurutnya, kemanunggalan yang kokoh antara TNI dan rakyat merupakan kekuatan penting dalam menjaga stabilitas keamanan, sekaligus mempercepat akselerasi pembangunan di daerah.

Di tempat yang sama, Bupati Halmahera Tengah, Ikram Malan Sangadji, menyatakan dukungan penuh jajarannya terhadap pelaksanaan program Karya Bakti ini. Ia optimis manfaat nyata dari pembangunan ini akan dirasakan langsung dalam waktu dekat oleh masyarakat Halteng.

Usai pembukaan, Pangdam Pattimura menyerahkan secara simbolis 100 paket bantuan sosial kepada warga setempat. Agenda kemudian dilanjutkan dengan peninjauan langsung ke sejumlah titik sasaran Karya Bakti yang akan dikerjakan, sebagai bagian dari upaya bersama mempercepat pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Maluku Utara.(*)