TIMES MALUT – Partai Nasional Demokrasi (NasDem) membuka peluang mendorong Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda, untuk maju dalam kontestasi Pemilihan Gubernur DKI Jakarta.

Wakil Sekretaris Jenderal NasDem, Willy Aditya, menyampaikan hal itu saat kunjungan kerja reses Komisi XIII DPR RI di Ternate, Maluku Utara, pada Jumat (25/4/2026) lalu.

Menurut Willy, Sherly memiliki potensi untuk melangkah ke panggung politik nasional. Karena itu, NasDem sebagai partai terbuka mempertimbangkan memberi ruang bagi figur dari luar Jakarta untuk ikut bersaing.

“Dengan rekam jejak yang dimiliki, kenapa tidak dibawa ke Jakarta untuk berkompetisi,” kata Willy.

Ia menilai, selama ini banyak pemimpin nasional lahir dari posisi kepala daerah, terutama Gubernur DKI Jakarta. Ia mencontohkan Joko Widodo dan Anies Baswedan.

Menurutnya, langkah mendorong Sherly merupakan bagian dari upaya memperluas sumber kepemimpinan nasional agar tidak terpusat pada wilayah tertentu.

“NasDem ingin sirkulasi kepemimpinan nasional terbuka, semua punya kesempatan yang sama,” ujarnya.

Meski Sherly bukan kader NasDem, Willy menegaskan hal itu bukan hambatan. Ia menyebut, partai politik memiliki tugas membuka ruang bagi tokoh terbaik, baik dari internal maupun eksternal.

Jika rencana ini terwujud, Sherly berpeluang menjadi salah satu figur perempuan dari Indonesia Timur yang masuk dalam bursa kandidat nasional.

Dalam simulasi sejumlah lembaga survei terhadap 25 nama calon presiden, Sherly tercatat memiliki elektabilitas sekitar 1,1 persen. Angka itu dinilai menunjukkan adanya daya tarik di tingkat nasional.(*)