TIMES MALUT – Ketua Kelompok Tani Ake Nyigel 3 di Desa Lolori, Kecamatan Jailolo, Datus Ona, menyatakan dukungannya terhadap Program Makan Bergizi Gratis (MBG) melalui peningkatan produksi pangan lokal.

Komitmen tersebut disampaikan dalam kegiatan komunikasi yang berlangsung di Desa Lolori, Selasa, 21 Juli 2026. Dalam pertemuan itu, dibahas peran kelompok tani dalam memperkuat ketahanan pangan sekaligus mendukung pemenuhan kebutuhan bahan pangan untuk program MBG.

Datus mengatakan pihaknya siap menggerakkan anggota Kelompok Tani Ake Nyigel 3 agar meningkatkan produksi pertanian sesuai potensi yang dimiliki. Menurutnya, langkah tersebut dapat membantu memenuhi kebutuhan pangan bagi pelaksanaan program MBG di Halmahera Barat.

Selain memiliki pengalaman dalam budidaya tanaman pangan, Kelompok Tani Ake Nyigel 3 juga dinilai memiliki potensi untuk memasok komoditas pangan lokal. Kolaborasi dengan kelompok tani lain di Desa Lolori pun diharapkan mampu meningkatkan produktivitas dan memperkuat ketahanan pangan di daerah.

Tak hanya itu, Datus menyatakan siap menyosialisasikan Program MBG kepada anggota kelompok tani dan masyarakat sekitar. Ia berharap semakin banyak petani yang terlibat dalam mendukung program pemerintah tersebut.

Di Kecamatan Jailolo, saat ini terdapat empat Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Tiga di antaranya telah beroperasi, yakni SPPG Guaemaadu, SPPG Jalan Baru, dan SPPG Hoku-Hoku. Sementara SPPG Galala masih dalam tahap persiapan operasional.

Menurut Datus, SPPG Hoku-Hoku merupakan fasilitas yang paling dekat dengan Desa Lolori sehingga berpeluang bekerja sama dengan kelompok tani setempat dalam menyerap hasil produksi pangan lokal.

Kerja sama antara kelompok tani dan SPPG diharapkan dapat memperkuat rantai pasok bahan pangan untuk Program Makan Bergizi Gratis, sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani di Kabupaten Halmahera Barat.(*)