TIMES MALUT – Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Maluku Utara, Samsuddin A. Kadir, menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk tetap mendukung Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) meski saat ini kondisi keuangan daerah sedang menghadapi tantangan akibat refocusing anggaran.

Hal itu disampaikan Samsuddin saat menerima audiensi Deputi Direksi BPJS Kesehatan Wilayah X Manado, Mokhamad Cucu Zakaria, bersama jajarannya di Ternate, Kamis, 11 Juni 2026.

Dalam pertemuan tersebut, Samsuddin mengakui kebijakan refocusing anggaran berdampak pada sejumlah program dan komitmen pembiayaan daerah. Namun, menurutnya, Pemprov Maluku Utara tetap berupaya menjaga keberlangsungan program jaminan kesehatan bagi masyarakat.

“Terjadi pemangkasan akibat refocusing anggaran. Tetapi komitmen kami untuk mendukung program ini tetap kuat dan terus kami jaga,” ujar Samsuddin.

Ia mengatakan, pemerintah provinsi juga akan terus berkoordinasi dengan pemerintah kabupaten dan kota agar kewajiban pembayaran iuran serta kepesertaan JKN dapat dipenuhi sesuai kesepakatan.

Sementara itu, Deputi Direksi BPJS Kesehatan Wilayah X Manado, Mokhamad Cucu Zakaria, menekankan pentingnya data yang valid dan administrasi yang tertib dalam mendukung keberhasilan pelaksanaan Program JKN.

Menurutnya, data yang akurat menjadi dasar dalam penyusunan kebijakan dan peningkatan kualitas layanan kesehatan kepada masyarakat.

“Kolaborasi dan dukungan pemerintah daerah sangat penting. Dengan data yang valid dan administrasi yang tertib, manfaat JKN dapat dirasakan masyarakat secara optimal,” kata Mokhamad.

Dalam audiensi tersebut, kedua pihak juga membahas penguatan kerja sama yang telah dituangkan dalam nota kesepahaman antara BPJS Kesehatan dan Pemerintah Provinsi Maluku Utara.

Pertemuan itu diharapkan dapat memperkuat koordinasi dan sinergi kedua pihak dalam menghadapi berbagai tantangan pelaksanaan Program Jaminan Kesehatan Nasional di Maluku Utara ke depan.(*)