TIMES MALUT –  Gubernur Maluku Utara Sherly Tjoanda Laos menghadiri Jaga Desa Awards 2026 yang digelar di Ballroom Fairmont Hotel.

Dalam kesempatan itu, ia menyampaikan apresiasi kepada jajaran kejaksaan atas capaian program Jaksa Garda Desa (Jaga Desa).

Menurut Sherly, penghargaan tersebut merupakan bentuk pengakuan atas keberhasilan implementasi program Jaga Desa dalam mendorong tata kelola pemerintahan desa yang transparan dan akuntabel.

Ia secara khusus menyoroti capaian Kejaksaan Negeri Halmahera Timur yang berhasil masuk nominasi melalui film pendek berjudul “Sebelum Tanda Tangan”, karya Desa Tewil, Kecamatan Kota Maba.

“Ini menjadi bukti nyata sinergi pemerintah daerah se-Maluku Utara bersama kejaksaan dalam mendorong tata kelola desa yang transparan, berintegritas, dan bebas dari praktik korupsi,” kata Sherly, Senin, 20 April 2026.

Sherly menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi Maluku Utara dalam mendukung keberlanjutan program Jaga Desa, antara lain melalui tertib pengelolaan keuangan desa, kepatuhan pengisian aplikasi Jaga Desa, serta penguatan edukasi publik melalui pendekatan kreatif.

Ia berharap kolaborasi antara pemerintah provinsi dan kabupaten/kota terus diperkuat guna menjaga integritas serta memperkuat upaya pencegahan korupsi di tingkat desa.

Acara tersebut turut dihadiri Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal Yandri Susanto, Jaksa Agung ST Burhanuddin, Utusan Khusus Presiden Hashim Djojohadikusumo, serta Jaksa Agung Muda Intelijen Reda Manthovani.(*)