TIMES MALUT – Sejumlah komunitas di Kota Tidore Kepulauan menggelar aksi penggalangan dana untuk korban bencana di Sumatera dan Aceh. Aksi berlangsung di perempatan lampu merah Pasar Sarimalaha, Kelurahan Indonesiana, Sabtu, 6 Desember 2025.
Kegiatan ini dipimpin koordinator lapangan, Nordani Konoras, dan diikuti sekitar 20 orang dari gabungan Muhammadiyah, Liga Mahasiswa Nasional untuk Demokrasi (LMND), serta Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT) Tidore. Peserta membawa spanduk bertuliskan “Tidore untuk Kemanusiaan” serta dua unit speaker aktif untuk orasi.
Dalam orasinya, peserta menegaskan bahwa aksi tersebut merupakan bentuk kepedulian dan solidaritas masyarakat Tidore terhadap dampak bencana yang menimpa warga Sumatera dan Aceh.
“Bencana di Sumatera dan Aceh telah membuat banyak saudara kita kehilangan rumah, harta benda, bahkan keluarga. Dalam situasi seperti ini, solidaritas kita sebagai sesama anak bangsa sangat dibutuhkan,” ujar salah satu orator.
Mereka menyampaikan bahwa masyarakat Tidore, yang dikenal dengan nilai gotong royong, tidak ingin tinggal diam. Meski berada jauh dari lokasi bencana, komunitas ini menyatakan siap membantu melalui donasi dan doa.
“Seribu atau dua ribu rupiah mungkin terasa kecil bagi kita, tetapi sangat berarti bagi mereka hari ini,” kata orator lainnya.
Mereka berharap kegiatan penggalangan dana ini dapat meringankan beban korban bencana dan menjadi pengingat bahwa “duka Sumatera dan Aceh adalah duka bersama.”(*)

Tinggalkan Balasan