TIMES MALUT – Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda Laos, menyampaikan belasungkawa mendalam atas wafatnya Paus Fransiskus.
Ucapan duka disampaikan secara resmi mewakili pribadi dan Pemerintah Provinsi Maluku Utara, menyusul kabar duka dari Vatikan yang mengguncang dunia.
Paus Fransiskus meninggal dunia pada Senin, 21 April 2025 pagi waktu Vatikan. Paus memimpin umat Katolik dunia sejak 2003.
“Atas nama pribadi dan Pemerintah Provinsi Maluku Utara, saya menyampaikan duka cita yang mendalam atas wafatnya Yang Mulia Paus Fransiskus seorang pemimpin besar umat Katolik dan panutan moral bagi seluruh umat manusia,” ujar Gubernur, Rabu, 23 April 2025.
Ia menyebut Paus Fransiskus sebagai sosok simbol kerendahan hati dan pelayan kaum kecil yang tak henti menyerukan perdamaian, toleransi, serta keadilan sosial di tengah dunia yang penuh tantangan. Menurutnya, kepergian pemimpin tertinggi Gereja Katolik tersebut adalah kehilangan besar bagi dunia.
“Paus Fransiskus adalah suara nurani dunia. Kepergian beliau merupakan kehilangan bukan hanya bagi umat Katolik, tetapi juga bagi seluruh umat manusia yang mendambakan kasih dan harapan,” kata Sherly.
Gubernur Sherly juga menyampaikan simpati secara khusus kepada umat Katolik di Maluku Utara dan seluruh Indonesia, seraya mendoakan agar nilai-nilai kasih dan kemanusiaan yang diwariskan Paus Fransiskus tetap hidup dalam sanubari semua orang.
“Doa dan simpati kami menyertai Anda semua dalam masa duka ini. Semoga warisan nilai-nilai kasih, kemanusiaan, dan persaudaraan yang beliau tinggalkan terus hidup di hati kita semua. Rest in peace, Pope,” ucap Gubernur Sherly Laos.***

Tinggalkan Balasan