TIMES MALUT – Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Halmahera Barat, Maluku Utara, Hardi Hayun, mengajak seluruh masyarakat menjaga keamanan, ketertiban, dan persatuan menjelang dua tahun pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka pada 20 Oktober 2026.
Hardi mengatakan, situasi yang aman dan kondusif menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung kelancaran pembangunan serta peningkatan kesejahteraan masyarakat.
“Menjaga keamanan dan ketertiban bukan hanya menjadi tanggung jawab aparat. Seluruh elemen masyarakat juga memiliki peran penting dalam menjaga persatuan dan menciptakan suasana yang aman serta kondusif,” ujarnya, Minggu, 18 Oktober 2026.
Menurut Hardi, sinergi antara pemerintah daerah, DPRD, aparat keamanan, tokoh masyarakat, dan generasi muda perlu terus diperkuat agar berbagai persoalan daerah dapat diselesaikan melalui komunikasi dan kerja sama yang baik.
Sebagai Ketua Komisi III DPRD Halbar, ia turut menyoroti pembangunan infrastruktur yang masih menjadi kebutuhan masyarakat, terutama peningkatan kualitas jalan, sarana transportasi, serta fasilitas pelayanan publik di tingkat kecamatan dan desa.
Ia mendorong agar berbagai aspirasi masyarakat terkait pembangunan dapat ditindaklanjuti melalui koordinasi antara DPRD, Pemerintah Kabupaten Halmahera Barat, dan instansi teknis terkait.
“Pembangunan harus mengacu pada skala prioritas, kemampuan anggaran, dan kebutuhan masyarakat. Dengan begitu, manfaat pembangunan dapat dirasakan secara lebih merata oleh warga, baik di wilayah perkotaan maupun di desa-desa,” katanya.
Selain infrastruktur, Hardi juga menyoroti pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) serta Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP). Ia berharap kedua program tersebut dijalankan secara transparan, tepat sasaran, serta disertai pengawasan dan evaluasi secara berkala.
Menurutnya, pelaksanaan program pemerintah juga perlu membuka ruang bagi keterlibatan pelaku usaha lokal, termasuk petani, nelayan, dan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
“Pelaku usaha lokal harus mendapat kesempatan untuk terlibat. Petani, nelayan, dan UMKM memiliki potensi besar untuk mendukung kebutuhan program pemerintah sekaligus menggerakkan perekonomian masyarakat di Halmahera Barat,” tuturnya.
Ia berharap keterlibatan masyarakat lokal dapat memberikan manfaat yang lebih luas, tidak hanya bagi penerima program, tetapi juga bagi pelaku usaha dan warga yang terlibat dalam rantai pasok maupun kegiatan ekonomi lainnya.
Menjelang dua tahun pemerintahan Prabowo-Gibran, Hardi menegaskan bahwa kritik dan penyampaian aspirasi merupakan bagian penting dalam kehidupan demokrasi. Namun, ia mengingatkan agar perbedaan pandangan disampaikan secara santun dan melalui mekanisme yang sesuai dengan ketentuan hukum.
“Kritik dan aspirasi merupakan bagian dari demokrasi. Karena itu, perbedaan pendapat sebaiknya disampaikan melalui dialog dan musyawarah, bukan dengan cara yang dapat memicu konflik atau perpecahan di tengah masyarakat,” tegasnya.
Sebagai pengurus Partai Hanura Halbar, Hardi juga menekankan pentingnya peran partai politik dalam memberikan pendidikan politik, menyerap aspirasi masyarakat, serta membangun komunikasi yang konstruktif dengan pemerintah.
Ia menilai, perbedaan pandangan terhadap kebijakan maupun pelaksanaan pembangunan seharusnya menjadi ruang untuk bertukar gagasan dan mencari solusi, bukan alasan untuk memecah persatuan.
Hardi turut mengimbau masyarakat agar lebih bijak dalam menerima dan menyebarkan informasi, terutama menjelang momentum evaluasi dua tahun pemerintahan nasional.
“Masyarakat harus lebih cermat dalam menyikapi informasi. Pastikan kebenarannya sebelum dibagikan agar kita tidak mudah terpengaruh kabar yang belum terverifikasi,” katanya.
Di bidang kepemudaan, Hardi yang juga menjabat Ketua Umum Muaythai Kabupaten Halmahera Barat mendorong generasi muda untuk mengembangkan potensi melalui kegiatan olahraga dan aktivitas positif lainnya.
Menurutnya, olahraga tidak hanya menjadi sarana untuk meraih prestasi, tetapi juga dapat membentuk karakter, kedisiplinan, sportivitas, dan tanggung jawab sosial.
“Pemuda harus memiliki ruang untuk mengembangkan potensi dan meraih prestasi. Melalui pembinaan olahraga yang terarah dan berkelanjutan, kita berharap lahir generasi muda yang disiplin, berkarakter, dan mampu membawa nama baik Halmahera Barat,” ujarnya.
Ia juga berharap kegiatan olahraga dan pembinaan kepemudaan dapat menjadi salah satu upaya mencegah keterlibatan generasi muda dalam perkelahian antarkelompok, penyalahgunaan minuman keras, serta aktivitas lain yang berpotensi mengganggu ketertiban masyarakat.
Hardi menambahkan, upaya menjaga keamanan dan ketertiban membutuhkan partisipasi seluruh elemen masyarakat, mulai dari aparat keamanan, tokoh pemuda, organisasi kemasyarakatan, hingga keluarga.
“Persatuan harus menjadi kepentingan bersama. Jika komunikasi dan kebersamaan terus dijaga, berbagai persoalan di daerah dapat kita hadapi dengan lebih baik,” tambahnya.
Ia berharap momentum dua tahun pemerintahan Prabowo-Gibran menjadi kesempatan untuk memperkuat kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat dalam mendorong pemerataan pembangunan, meningkatkan kualitas pelayanan publik, serta memperkuat perekonomian warga di Kabupaten Halmahera Barat.
Dengan semangat kebersamaan, ia mengajak masyarakat untuk tetap menjaga situasi daerah agar aman dan kondusif sehingga seluruh agenda pembangunan dapat berjalan dengan baik.(*)

Tinggalkan Balasan