TIMES MALUT — Kelompok Usaha Bersama (KUB) Nurhikmah di Desa Saria, Kecamatan Jailolo, Kabupaten Halmahera Barat, Maluku Utara, menyambut positif Program Kampung Nelayan Merah Putih.
Ketua KUB Nurhikmah, Muhlis Yakub, berharap program tersebut dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat nelayan, terutama dalam meningkatkan kapasitas usaha, menyediakan sarana pendukung, mengembangkan pengolahan hasil perikanan, serta memperluas akses pemasaran.
Menurut Muhlis, keberhasilan program tidak hanya bergantung pada dukungan pemerintah. Keterlibatan aktif masyarakat nelayan sejak tahap perencanaan hingga pelaksanaan juga menjadi hal penting.
“Partisipasi masyarakat nelayan harus menjadi bagian penting dalam pelaksanaan program. Dengan komunikasi yang baik, kebutuhan kelompok dapat disampaikan dan setiap kendala yang muncul bisa dicarikan solusi bersama,” ujar Muhlis, Selasa, 25 Agustus 2026.
Ia menilai komunikasi dan koordinasi antara kelompok nelayan, pemerintah, serta pihak terkait perlu terus diperkuat. Dengan demikian, kebutuhan dan aspirasi masyarakat dapat disampaikan secara tertib sekaligus menjadi bahan pertimbangan dalam pelaksanaan program.
Muhlis juga menekankan pentingnya penyampaian informasi yang jelas kepada anggota kelompok mengenai tujuan, mekanisme, dan manfaat Program Kampung Nelayan Merah Putih.
Menurut dia, pemahaman yang sama di antara anggota kelompok diperlukan untuk mencegah kesalahpahaman serta memastikan masyarakat mengetahui arah dan tujuan program.
Selain peningkatan kapasitas usaha, kebutuhan sarana pendukung kegiatan nelayan, pengolahan hasil laut, pengembangan usaha, dan pemasaran produk perikanan juga menjadi perhatian KUB Nurhikmah.
Muhlis berharap ruang dialog antara masyarakat nelayan dan pemerintah tetap terbuka selama pelaksanaan program. Perbedaan pendapat yang mungkin muncul, kata dia, sebaiknya diselesaikan melalui komunikasi dan musyawarah.
KUB Nurhikmah menyatakan dukungannya terhadap upaya pemberdayaan masyarakat nelayan melalui Program Kampung Nelayan Merah Putih. Keterlibatan kelompok nelayan diharapkan dapat membantu memastikan program berjalan sesuai dengan kebutuhan masyarakat pesisir.
Muhlis juga berharap program tersebut tidak hanya berfokus pada pembangunan sarana fisik, tetapi turut memperkuat kemandirian ekonomi masyarakat melalui pengembangan usaha perikanan yang berkelanjutan dan sesuai dengan kebutuhan nelayan.(*)

Tinggalkan Balasan