TIMES MALUT – Eksebisi Pesparawi dan Lomba Musik Yanger 2025 berlangsung khidmat di Sofifi, pada Jumat, 12 September 2025 tadi malam.

Mengusung tema “Aku hendak memuji Tuhan untuk segala waktu” (Mazmur 34:2a), acara ini menjadi pengingat bahwa musik rohani bukan sekadar hiburan, melainkan sarana memperkuat iman.

Kepala Kemenag Maluku Utara, Amar Manaf, menegaskan Pesparawi bukan sekadar lomba,” Dengan bernyanyi, kita menjadi terang bagi sesama,” ujarnya.

Sebanyak 328 peserta dari tujuh kabupaten/kota ikut ambil bagian. Halmahera Utara menjadi kontingen terbesar dengan 115 peserta, disusul Halmahera Barat 94 orang. Sementara Pulau Morotai tercatat paling sedikit, hanya 11 peserta.

Wakil Gubernur Maluku Utara, Sarbin Sehe, menilai perbedaan jumlah peserta tak mengurangi semangat kebersamaan.

“Pesparawi dan Yanger diharapkan memperkokoh spiritualitas masyarakat sekaligus menjaga kerukunan antarumat beragama,” katanya.***