TIMES MALUT – Jaringan telekomunikasi di Kecamatan Ibu, Kabupaten Halmahera Barat, Maluku Utara, mulai berangsur pulih usai terdampak banjir.

Gangguan terjadi akibat terputusnya kabel fiber optic (FO) yang menyebabkan layanan sinyal di sejumlah wilayah terganggu.

Kepala Dinas Kominfo Maluku Utara, Iksa R.A. Arsyad, mengatakan layanan 2G di wilayah Ibu kini sudah kembali normal dan dapat digunakan untuk komunikasi telepon. Sementara itu, layanan 4G juga mulai aktif secara bertahap di beberapa site sekitar Kecamatan Ibu.

“Saat ini tim teknis masih melakukan penyambungan kabel fiber optic untuk memulihkan jaringan secara menyeluruh,” kata Iksan, Kamis, 8 Januari 2026.

Ia menambahkan, banjir sebelumnya menyebabkan pemerintah menetapkan status tanggap darurat di 22 desa yang tersebar di tujuh kecamatan di Halmahera Barat.

Gubernur Maluku Utara Sherly Tjoanda menyatakan pemerintah provinsi dan kabupaten bersama operator telekomunikasi terus berupaya mempercepat pemulihan jaringan agar layanan komunikasi masyarakat segera kembali normal.

Masyarakat diimbau tetap tenang dan memanfaatkan layanan komunikasi yang tersedia selama proses pemulihan berlangsung.(*)