TIMES MALUT – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Khairun (Unkhair) Tahun 2026 bersama Pemuda Mafututu yang tergabung dalam GAMUTU (Generasi Mafututu) dan Pemerintah Kelurahan Mafututu menggelar Turnamen Domino Lurah Cup I Tahun 2026. Pembukaan berlangsung di Kantor Lurah Mafututu, Minggu, 5 Juli 2026.

Turnamen yang mengusung tema “Adu Strategi, Raih Prestasi, Jalin Silaturahmi Melalui Turnamen Domino Lurah Cup” itu merupakan bagian dari program pengabdian masyarakat Mahasiswa KKN Unkhair. Kegiatan tersebut disambut antusias oleh warga Kelurahan Mafututu.

Ketua panitia mengatakan turnamen ini menjadi hasil kolaborasi antara Mahasiswa KKN Unkhair, Pemerintah Kelurahan Mafututu, dan Pemuda GAMUTU. Selain menjadi ajang hiburan, kegiatan ini juga diharapkan mempererat hubungan antara pemerintah, mahasiswa, pemuda, dan masyarakat.

“Turnamen Domino Lurah Cup Tahun 2026 ini merupakan penyelenggaraan perdana di Kelurahan Mafututu. Kami berharap kegiatan ini bisa menjadi agenda rutin tahunan hingga berlanjut ke Cup II, Cup III, dan seterusnya,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung pelaksanaan turnamen, mulai dari peserta, Mahasiswa KKN Unkhair, Pemerintah Kelurahan Mafututu, hingga Pemuda GAMUTU.

Sementara itu, Lurah Mafututu Muhdar Thalib mengingatkan seluruh peserta agar menjunjung tinggi sportivitas selama pertandingan.

“Menang dan kalah adalah hal yang biasa. Yang terpenting adalah menjaga sportivitas, saling menghormati, dan menjadikan turnamen ini sebagai sarana mempererat persaudaraan,” katanya.

Turnamen secara resmi dibuka Camat Tidore Timur, Syamsul Failisa. Dalam sambutannya, ia mengapresiasi kolaborasi mahasiswa, pemuda, dan pemerintah kelurahan yang mampu menghadirkan kegiatan positif di tengah efisiensi anggaran.

Menurut Syamsul, semangat gotong royong menjadi modal penting untuk terus menggerakkan kegiatan kemasyarakatan tanpa harus bergantung sepenuhnya pada anggaran pemerintah.

“Kegiatan seperti ini menunjukkan semangat kolaborasi masih hidup di tengah masyarakat. Pemuda harus terus menjadi motor penggerak kegiatan-kegiatan positif yang mempererat silaturahmi dan membangun kebersamaan,” ujarnya.

Syamsul berharap Turnamen Domino Lurah Cup menjadi agenda rutin tahunan di Kelurahan Mafututu. Ia juga mendorong pembentukan kepengurusan GARDU PORDI (Pengurus Olahraga Domino Indonesia) tingkat kelurahan sebagai wadah pembinaan atlet domino lokal.

Menurutnya, keberadaan organisasi tersebut dapat melahirkan atlet-atlet domino yang mampu mewakili Kelurahan Mafututu pada berbagai ajang, termasuk Turnamen Wali Kota Cup Kota Tidore Kepulauan.

Usai sambutan, Syamsul membuka secara resmi Turnamen Domino Lurah Cup I Tahun 2026. Pembukaan ditandai dengan seremoni simbolis yang disambut meriah oleh peserta dan masyarakat.

Turnamen ini diharapkan tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga menjadi tradisi tahunan yang memperkuat persaudaraan, meningkatkan sportivitas, dan mempererat kolaborasi antara pemerintah, pemuda, mahasiswa, serta masyarakat Kelurahan Mafututu.(*)