TIMES MALUT – Barisan Rakyat Tidore Bergerak (Baratib) menggelar rapat konsolidasi di Universitas Nuku Tidore, Kamis, 20 November 2025.

Konsolidasi itu digelar untuk menyikapi kasus dugaan pelecehan seksual terhadap anak di bawah umur di Kecamatan Tidore Timur.

Kasus tersebut melibatkan pria berinisial S (70) yang diduga melecehkan seorang anak perempuan yang masih duduk di kelas 3 SD di Kecamatan Tidore Timur. Peristiwa itu membuat kelompok gerakan mahasiswa di Tidore bereaksi keras.

Koordinator Baratib, Iksan Sam, mengatakan pihaknya akan terus mengawal proses hukum kasus ini,” Kami akan berada di garda terdepan merespons persoalan sosial di Kota Tidore. Apalagi ini menyangkut perempuan dan anak. Kami tidak akan tinggal diam,” ujar Iksan.

Konsolidasi tersebut dihadiri berbagai elemen gerakan mahasiswa, di antaranya HMI, LMND, PMII, serta perwakilan BEM dari Universitas Nuku dan STMIK Tidore Mandiri.

Sebagai tindak lanjut, Baratib bersama elemen mahasiswa akan menggelar aksi demonstrasi pada Senin, 24 November 2025 mendatang. Mereka berharap aksi itu dapat mendorong aparat penegak hukum dan pemerintah daerah untuk mengambil langkah cepat dan tegas dalam menangani kasus tersebut.(*)