TIMES MALUT – Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda, mengajak seluruh anggota DPRD dan organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkup Pemerintah Provinsi Maluku Utara untuk memperkuat kerja sama dalam memperjuangkan kesejahteraan masyarakat dan meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD).

Dalam pidatonya di hadapan anggota DPRD, Gubernur menegaskan bahwa perbedaan partai politik, pandangan, maupun kepentingan tidak boleh menjadi penghalang untuk membangun daerah secara bersama.

“Kita semua berbeda—dari partai yang berbeda, pandangan yang berbeda, latar belakang yang berbeda, dan kepentingan yang berbeda. Tetapi kita semua ada dalam satu kapal,” ujar Sherly belum lama ini, Senin, 10 November 2025.

Ia menilai Maluku Utara memiliki potensi besar sebagai daerah penghasil nikel, namun kontribusi ekonomi dari sektor tersebut belum sepenuhnya tercermin dalam struktur keuangan daerah maupun kesejahteraan masyarakat.

“Maluku Utara menghasilkan 50 persen nikel Indonesia, dan Indonesia menyumbang sekitar 40 persen produksi nikel dunia. Artinya, Maluku Utara berkontribusi sekitar 20 persen terhadap produksi nikel dunia,” katanya.

“Namun, saya menyadari bahwa APBD kita belum mencerminkan hal itu, dan kesejahteraan masyarakat juga belum sebanding dengan potensi yang kita miliki,” lanjutnya.

Karena itu, ia mengajak seluruh pihak untuk duduk bersama dan mencari terobosan baru guna memperkuat ekonomi daerah.

“Mari kita berpikir out of the box, mencari langkah-langkah melalui berbagai cara—baik melalui partai, jaringan, maupun kerja sama dengan investor—agar kita bisa meningkatkan PAD, membangun jalan dan jembatan, serta mendorong investasi untuk kesejahteraan masyarakat,” ujar Gubernur.

Ia menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor sesuai dengan tema Hari Ulang Tahun ke-26 Pemerintah Provinsi Maluku Utara, yakni ‘Membangun dengan hati, dengan inovasi, dan dengan kolaborasi.’

“Saya dan Pak Sarbin hanyalah manusia biasa yang diberi amanah selama lima tahun oleh rakyat Maluku Utara. Tanpa kerja sama, kami tidak bisa berhasil. Kita butuh kerja sama, kita butuh super team, agar amanah rakyat yang dititipkan kepada kita dapat dijalankan dengan baik,” tutupnya.(*)