TIMES MALUT – Bupati Halmahera Timur, Ubaid Yakub, membuka kegiatan Panen Raya di Desa Wailikum, Kecamatan Kota Maba, Sabtu, 24 Oktober 2026.

Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke-54 yang digelar TP PKK Provinsi Maluku Utara bersama TP PKK Kabupaten Halmahera Timur.

Panen raya tersebut menjadi salah satu upaya mendorong ketahanan pangan dan kemandirian ekonomi keluarga melalui pemanfaatan lahan pertanian produktif.

Dalam sambutannya, Ubaid mengungkapkan potensi pertanian di wilayah Kota Maba dan sekitarnya cukup menjanjikan. Petani di empat desa sekitar Kota Maba, kata dia, pernah mencatat hasil panen hingga sekitar 7 ton.

Sejumlah komoditas yang dikembangkan meliputi tomat, terong, cabai, jagung, hingga semangka. Komoditas tersebut dinilai memiliki potensi untuk mendukung kebutuhan pangan masyarakat sekaligus meningkatkan perekonomian keluarga.

Ubaid menjelaskan, total lahan pertanian yang disiapkan mencapai 10 hektare. Dari jumlah tersebut, sebanyak 6 hektare dikelola langsung oleh Ketua TP PKK Kabupaten Halmahera Timur bersama jajaran pengurus.

Dia mengapresiasi upaya para kader PKK yang tetap bertahan mengelola lahan produktif meski menghadapi berbagai tantangan. Menurutnya, pendampingan dari Dinas Pertanian dan penyuluh lapangan menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga keberlanjutan kegiatan tersebut.

“Meski kader-kader PKK Haltim kadang semangatnya naik turun, alhamdulillah masih bisa bertahan. Masih ada kader-kader petani PKK Haltim yang memiliki semangat sama. Atas binaan dari Dinas Pertanian bersama teman-teman penyuluh, mereka bisa bertahan sampai hari ini,” ujar Ubaid.

Dia menambahkan, meski jadwal kegiatan sempat bergeser dari rencana awal, aktivitas pertanian tetap berjalan. Bahkan, sebagian tanaman tomat telah memasuki masa panen keempat.

Melalui kegiatan tersebut, keterlibatan TP PKK diharapkan dapat memperkuat peran keluarga dalam memenuhi kebutuhan pangan secara mandiri. Pemanfaatan lahan produktif juga dinilai dapat menjadi salah satu langkah untuk menjaga ketersediaan pangan di tingkat rumah tangga.

Selain itu, pendampingan teknis dari dinas terkait dan penyuluh pertanian diperlukan agar petani mampu mengelola tanaman secara berkelanjutan serta menghadapi tantangan dalam proses produksi.

Ubaid menegaskan, pemerintah daerah berkomitmen untuk terus memberikan perhatian terhadap pengembangan sektor pertanian di Halmahera Timur bersama Wakil Bupati Anjas Taher hingga akhir masa jabatan.

Menurutnya, sektor pertanian memiliki peran penting dalam mendukung ketahanan pangan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.(*)