Times Malut — Belum lama sukses menggelar Marijang Fest 2026 kategori Usia 9 Tahun, Marijang Football Academy (MFA) Tidore kembali menyiapkan pertandingan sepak bola usia dini. Kali ini, giliran kelompok Usia 10 Tahun yang akan meramaikan Lapangan Kelurahan Goto, Tidore, pada 9–10 Oktober 2026.

Agenda tersebut menjadi langkah lanjutan MFA Tidore setelah Marijang Fest U-9 sukses digelar dan resmi ditutup pada 20 September 2026.

Jika Marijang Fest U-9 menjadi gebrakan perdana MFA dalam menghadirkan ruang kompetisi bagi anak-anak usia dini, maka pertandingan U-10 ini menjadi bukti bahwa agenda tersebut tidak berhenti pada satu kegiatan.

MFA Tidore mulai membangun rangkaian pertandingan yang diharapkan dapat memberikan lebih banyak kesempatan kepada anak-anak untuk mendapatkan pengalaman bermain dan bertanding.

Untuk pertandingan U-10 ini, panitia menyiapkan kuota terbatas sebanyak 16 tim. Pembatasan kuota tersebut diharapkan membuat pelaksanaan pertandingan dapat berlangsung lebih efektif sekaligus memberikan ruang pertandingan yang cukup bagi setiap peserta.

Menariknya, pertandingan U-10 kali ini disiapkan dengan rencana hadiah utama yang cukup unik. Juara pertama akan membawa pulang satu ekor kambing.

Hadiah tersebut disiapkan panitia sebagai bentuk apresiasi bagi tim yang berhasil menjadi yang terbaik dalam pertandingan.

Namun, penghargaan tidak hanya diberikan kepada juara pertama. Empat tim terbaik atau peringkat 1 hingga 4 tetap akan mendapatkan piala, medali, dan sertifikat.

Konsep tersebut menunjukkan bahwa MFA Tidore tidak semata-mata menempatkan kemenangan sebagai tujuan utama. Penghargaan juga diberikan sebagai bentuk apresiasi terhadap proses, perjuangan dan pengalaman yang diperoleh anak-anak selama mengikuti pertandingan.

Bagi pemain usia dini, pertandingan menjadi bagian penting dalam proses belajar. Mereka tidak hanya belajar tentang teknik dan permainan sepak bola, tetapi juga tentang disiplin, kerja sama, keberanian, menghormati lawan dan menjunjung tinggi sportivitas.

Nilai-nilai tersebut sejalan dengan semangat MFA Tidore dalam membangun pembinaan sepak bola usia dini melalui prinsip Discipline, Respect, Excellence.

Ketua MFA Tidore, Gunawan Nurhasan, mengatakan pertandingan U-10 ini merupakan bagian dari komitmen MFA untuk menjaga keberlanjutan kegiatan sepak bola usia dini di Tidore.

Menurutnya, setelah sukses melaksanakan Marijang Fest U-9, MFA tidak ingin berhenti pada satu agenda, tetapi terus membuka ruang pertandingan agar anak-anak memiliki kesempatan untuk bermain, belajar dan memperoleh pengalaman.

“Kami ingin kegiatan seperti ini terus berlanjut. Setelah U-9, sekarang kami menyiapkan U-10. Bagi kami, yang paling penting adalah bagaimana anak-anak mendapatkan pengalaman bertanding, menikmati prosesnya, dan terus berkembang melalui sepak bola,” ujar Gunawan.

Ia menambahkan, pertandingan U-10 ini diharapkan menjadi bagian dari agenda pembinaan yang terus berlanjut di MFA Tidore. Setelah U-9 sukses dilaksanakan, pihaknya ingin memberikan kesempatan kepada kelompok usia berikutnya untuk merasakan atmosfer pertandingan dan terus mengembangkan kemampuan mereka di lapangan.

“Kami berharap U-10 ini bisa berjalan dengan baik dan menjadi kelanjutan dari apa yang sudah kami mulai melalui U-9. Kami ingin terus memberikan ruang kepada anak-anak untuk bertanding, mendapatkan pengalaman, dan menikmati sepak bola sejak usia dini,” kata Gunawan. (On)