TIMES MALUT – Gubernur Maluku Utara Sherly Tjoanda menghadiri kegiatan ITB Women in STEAM di Kampus ITB Jakarta, Kamis, 14 Mei 2025.

Dalam agenda itu, Pemprov Maluku Utara menandatangani kerja sama dengan Institut Teknologi Bandung (ITB) untuk pengembangan sumber daya manusia (SDM).

Penandatanganan kerja sama dilakukan oleh Rektor ITB Prof Tatacipta Dirgantara dan Gubernur Maluku Utara Sherly Tjoanda. Kolaborasi ini difokuskan pada pengembangan SDM, riset terapan, hingga program pengabdian masyarakat yang berkelanjutan.

Sherly mengatakan kerja sama tersebut diharapkan mampu membuka peluang lebih besar bagi putra-putri Maluku Utara agar bisa terlibat dalam berbagai sektor industri strategis di daerah.

“Kami punya kewajiban untuk menyediakan lapangan pekerjaan bagi putra-putri Maluku Utara. Banyak tenaga dan skill yang dibutuhkan di bidang metalurgi hingga supply chain,” kata Sherly.

Menurutnya, berkembangnya kawasan industri di Maluku Utara harus diimbangi dengan kesiapan tenaga kerja lokal yang memiliki kompetensi sesuai kebutuhan industri.

Selain itu, Sherly juga membuka peluang kolaborasi dengan alumni dan mahasiswa ITB untuk mendukung swasembada pangan di Maluku Utara, mulai dari sektor pertanian hingga kelautan.

Sementara itu, Rektor ITB Prof Tatacipta Dirgantara menegaskan ilmu pengetahuan dan teknologi yang dikembangkan kampus harus memberi dampak nyata bagi masyarakat.

“Ilmu yang tidak turun ke masyarakat adalah ilmu yang belum selesai,” ujarnya.

ITB Women in STEAM merupakan forum kolaboratif yang menghadirkan perempuan inspiratif dari berbagai sektor Science, Technology, Engineering, Arts, and Mathematics (STEAM). Kegiatan itu menghadirkan sejumlah tokoh perempuan dari kalangan akademisi, industri, hingga pemerintahan.(*)