TIMES MALUT – Komite Olahraga Nasional Indonesia Provinsi Maluku Utara menggelar rapat program pembinaan bersama 35 cabang olahraga di Ruang VIP Pemda Bandara Sultan Babullah, Kamis, 7 April 2026.
Rapat tersebut membahas mekanisme penyaluran dana hibah pembinaan dari Pemerintah Provinsi Maluku Utara kepada seluruh cabang olahraga.
Rapat dipimpin Ketua Umum KONI yang juga Wakil Gubernur Maluku Utara, Sarbin Sehe. Hadir pula Wakil Ketua DPRD Maluku Utara, Husni Bopeng, bersama pengurus cabang olahraga se-Maluku Utara.
Sarbin mengatakan dana hibah pembinaan telah disiapkan pemerintah daerah. Menurut dia, rapat tersebut digelar untuk menyamakan persepsi terkait teknis pencairan dana agar proses penyaluran berjalan sesuai ketentuan administrasi.
Dalam rapat itu, Bendahara Umum KONI Malut memaparkan sejumlah dokumen yang wajib dipenuhi masing-masing cabang olahraga sebagai syarat pencairan anggaran. Sejumlah pengurus cabor juga menyampaikan persoalan legalitas kepengurusan yang telah berakhir serta teknis penggunaan rekening organisasi.
Sarbin menegaskan pentingnya transparansi dan pembenahan tata kelola administrasi di tubuh organisasi olahraga. Ia menyebut masih terdapat sejumlah catatan administrasi tahun 2025 yang perlu diselesaikan.
“Ke depan kita akan bertransisi dari sistem manual ke digital agar pengelolaan lebih tertib dan akuntabel,” kata Sarbin.
Selain membahas mekanisme dana hibah, KONI Malut juga menyoroti tiga agenda utama menjelang pelaksanaan Pekan Olahraga Nasional (PON), yakni workshop pengelolaan dana, regenerasi kepengurusan cabang olahraga, dan penguatan sinergi lintas sektor.
Sekretaris KONI Malut, Mansur Sangaji, mengatakan seluruh poin hasil rapat akan segera ditindaklanjuti. Rapat lanjutan dijadwalkan berlangsung pada 9 Mei 2026 bersama cabang olahraga yang diundang.(*)

Tinggalkan Balasan