TIMES MALUT – Kebakaran melanda dua toko perabot rotan di Pasar Galala, Kecamatan Oba Utara, Kota Tidore Kepulauan, Selasa malam, 16 September 2025. Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 20.10 WIT itu tidak menimbulkan korban jiwa, namun kerugian materi ditaksir mencapai Rp250 juta.

Kapolresta Tidore, AKBP Heru Budiharto, melalui Kasi Humas Polresta Tidore Aipda Agung Setyawan menjelaskan, kedua toko yang terbakar masing-masing milik Wiwin Ladiku, 40 tahun, dan Marwan Dama, 57 tahun.

“Kebakaran itu pertama kali diketahui oleh Irman Dama, 28 tahun, anak dari Marwan Dama. Saat itu saksi sedang berbincang di samping toko bersama seorang temannya dan Wiwin Ladiku. Tiba-tiba listrik padam. Setelah dinyalakan kembali, saksi melihat api muncul di lantai dua,” kata Agung, Rabu, 17 September 2025.

Saksi dan pemilik toko sempat berusaha mengamankan barang-barang di lantai satu agar tidak ikut terbakar. Api diduga berasal dari hubungan arus pendek listrik, meski penyebab pasti masih dalam penyelidikan polisi.

Setelah menerima laporan, aparat Polsek Oba Utara bersama personel Polda Maluku Utara segera menuju lokasi dengan membawa satu unit water canon. Mereka dibantu warga sekitar untuk memadamkan api dan mengevakuasi isi toko.

“Selain memadamkan api, personel juga membantu mengevakuasi barang-barang dari lantai satu agar tidak hangus. Upaya cepat ini mencegah api merembet ke bangunan lain di sekitar pasar,” ujar Agung.

Hingga api berhasil dipadamkan, dua toko perabot itu mengalami kerusakan parah di bagian lantai dua. Sementara sejumlah barang di lantai satu masih bisa diselamatkan.***