TIMES MALUT – Setelah menerima laporan ambruknya jembatan penghubung Payahe–Dahepodo di Kecamatan Oba Kota Tidore Kepulauan, Gubernur Maluku Utara Sherly Tjoanda Laos langsung memerintahkan Dinas PUPR dan BPBD untuk turun ke lokasi.
“Tim gabungan dari Dinas PUPR bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Maluku Utara sudah dikerahkan,” kata Sherly, Jumat, 8 Agustus 2025.
Menurutnya, langkah cepat dilakukan untuk mengamankan lokasi, melakukan asesmen kerusakan, dan menyiapkan penanganan darurat. “Peristiwa ini baru saja dilaporkan, sekitar 10 menit yang lalu,” ujarnya.
Sherly menambahkan, ruas Payahe–Dahepodo yang merupakan jalan provinsi di Maluku Utara hingga saat ini masih menggunakan jembatan peninggalan era Pemerintah Kabupaten Maluku yang dibangun pada tahun 1970-an.
Pemerintah provinsi, lanjutnya, juga tengah berkoordinasi untuk menetapkan status darurat bencana terkait kejadian tersebut.
“Akses transportasi di jalur itu sementara terganggu. Kami mengimbau masyarakat mencari jalur alternatif dan tetap berhati-hati,” imbuhnya.***

Tinggalkan Balasan