TIMES MALUT – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Sekolah Rakyat mendapat dukungan masyarakat karena dinilai mampu meningkatkan kualitas sumber daya manusia, khususnya bagi warga di daerah terpencil dan pelosok desa.

Salah satu warga Ternate, Rizki Peleger, mengatakan program MBG sangat membantu masyarakat yang masih mengalami keterbatasan ekonomi. Menurut dia, program tersebut menjadi bentuk perhatian pemerintah terhadap kebutuhan dasar masyarakat, terutama anak-anak usia sekolah.

“Program MBG sangat membantu masyarakat, terutama di desa-desa terpencil. Banyak keluarga yang masih mengalami kesulitan ekonomi sehingga kebutuhan gizi anak belum sepenuhnya terpenuhi,” kata Rizki di Ternate, Rabu, 13 Mei 2025.

Ia menilai asupan gizi yang baik penting bagi generasi muda agar memiliki kesehatan dan kemampuan berpikir yang optimal. Karena itu, program makan bergizi gratis dinilai dapat mendukung tumbuh kembang anak-anak sekolah.

Rizki mengungkapkan kondisi ekonomi masyarakat di sejumlah wilayah terpencil masih cukup memprihatinkan. Banyak orang tua harus bekerja di kebun sejak pagi hingga sore demi memenuhi kebutuhan keluarga.

Menurut dia, tidak sedikit pula anak-anak yang ikut membantu orang tua bekerja untuk mencukupi kebutuhan sehari-hari.

“Kondisi seperti ini memang masih sering terjadi. Karena itu masyarakat berharap pemerintah terus memberi perhatian melalui program-program yang menyentuh langsung kebutuhan rakyat,” ujarnya.

Ia menambahkan, program MBG menjadi bagian penting dalam mempersiapkan generasi muda menuju Indonesia Emas 2045. Program tersebut diharapkan mampu melahirkan generasi yang sehat, cerdas, dan berdaya saing.

Selain MBG, Rizki juga mendukung program Sekolah Rakyat yang dinilai sebagai bagian dari tanggung jawab pemerintah dalam mencerdaskan kehidupan bangsa.

Menurutnya, pendidikan masih menjadi kebutuhan utama masyarakat sehingga kehadiran Sekolah Rakyat diharapkan dapat memperluas akses pendidikan dan meningkatkan kualitas generasi penerus bangsa.

Ia menilai Presiden Prabowo Subianto memiliki komitmen terhadap pembangunan pendidikan dan peningkatan kualitas sumber daya manusia.

“Komitmen itu sudah terlihat sejak beberapa periode pencalonan sebelumnya, terutama melalui program makan bergizi gratis, peningkatan kualitas pendidikan, hingga penguatan pengelolaan sumber daya alam untuk kepentingan bangsa dan negara,” tuturnya.(*)