TIMES MALUT – Pemerintah Provinsi Maluku Utara mendorong Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota untuk meningkatkan kualitas penyusunan laporan kinerja tahun 2025.

Dorongan tersebut disampaikan Sekretaris Daerah Maluku Utara, Samsuddin A. Kadir, saat kegiatan capacity building dan asistensi penyusunan Laporan Kinerja TPID Maluku Utara yang digelar di Ternate, Selasa, 24 Februari 2026.

Kegiatan yang diinisiasi Biro Perekonomian Pemprov Maluku Utara bekerja sama dengan Bank Indonesia Perwakilan Provinsi Maluku Utara itu bertujuan memastikan proses penyusunan laporan berjalan optimal dan memenuhi seluruh aspek penilaian yang telah ditetapkan.

Samsuddin menekankan pentingnya komitmen bersama dalam menyampaikan persoalan inflasi di daerah secara komprehensif dan terukur.

“Saya minta agar seluruh Tim TPID Provinsi dan Kabupaten/Kota menyimak dengan baik materi, khususnya terkait model pelaporan TPID, agar sebelum 27 Februari 2026 sudah dapat merampungkan laporannya sesuai mekanisme pelaporan,” ujar Samsuddin.

Sementara itu, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Maluku Utara, Handi Susila, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bentuk komitmen bersama dalam memperkuat kualitas penyusunan laporan kinerja TPID 2025.

Ia berharap TPID dapat menyusun ringkasan program pengendalian inflasi yang berfokus pada strategi peningkatan produktivitas pangan.

Menurut Handi, langkah tersebut sejalan dengan program pemerintah pusat dalam mendorong terwujudnya swasembada pangan nasional.(*)