TIMES MALUT – Sekolah Sepak Bola (SSB) Bintang Timur Usia 15 Tahun memastikan kesiapan untuk tampil di ajang Piala Menpora Regional Ternate yang akan digelar pada 5 September 2025.
Persiapan tersebut ditandai dengan selesainya proses screening pemain yang dipimpin langsung oleh penanggung jawab turnamen, Bung Kobe Rusdi, di markas SSB Bintang Timur, Kelurahan Dowora, Kecamatan Tidore Timur.
Selain SSB Bintang Timur, SSB Nuku dari Kelurahan Soasio juga turut serta mengikuti screening. Dengan begitu, Kota Tidore Kepulauan resmi mengutus dua tim untuk bersaing dalam turnamen bergengsi ini.
Usai proses screening, Bung Kobe Rusdi memberikan nasehat kepada para pemain SSB Bintang Timur. Ia menegaskan bahwa sepak bola tidak hanya soal keterampilan teknis, tetapi juga mengandung filosofi hidup yang harus dipahami setiap pemain.
Menurutnya, bola yang bulat melambangkan kehidupan yang penuh kemungkinan. Kemenangan dan kekalahan adalah bagian dari perjalanan, sehingga pemain dituntut untuk tidak cepat puas saat menang dan tidak patah semangat ketika kalah.
Bola yang hanya bermakna ketika bergerak, lanjut Bung Kobe, mencerminkan manusia yang harus terus berproses, belajar, dan berkembang.
Ia juga menekankan bahwa gerak bola yang selalu mencari ruang kosong adalah pelajaran penting bagi pemain agar mampu membaca peluang dengan cerdas, baik di lapangan maupun dalam kehidupan sehari-hari.
Selain itu, bola yang berpindah dari satu kaki ke kaki lain menjadi simbol sportivitas, kerja sama, dan kebersamaan sebagai kunci keberhasilan tim.
Lebih jauh, Bung Kobe mengingatkan bahwa bola adalah simbol tanggung jawab untuk membawa nama baik. Karena itu, setiap pemain harus bermain dengan hati, disiplin, dan tujuan besar demi mengangkat harkat diri, tim, maupun daerah.
Sementara itu, Ketua SSB Bintang Timur, Ali Muhammad, menyatakan bahwa SSB Bintang Timur siap tampil maksimal dan menjadikan ajang ini sebagai ruang pembuktian kualitas pemain muda binaan SSB.
Ia menegaskan bahwa filosofi yang disampaikan Bung Kobe sejalan dengan semangat timnya, yakni membangun karakter, sportivitas, dan rasa kebersamaan.
“Bagi kami, Piala Menpora bukan hanya soal mencari kemenangan, tetapi juga tentang proses membentuk pemain yang bermental kuat, berdisiplin, dan mampu menjaga nama baik daerah. Kami berharap anak-anak bisa tampil percaya diri dan memberikan yang terbaik,” ujar Ali Muhammad.
Turnamen Piala Menpora Regional Ternate tahun ini akan diikuti oleh 16 tim terbaik dari berbagai daerah di Maluku Utara. Tim-tim tersebut adalah SSB Babang Bersatu, SSB Nuku Jr, SSB Tunas Palapa, SSB Warrior Morotai, SSB Tunas Madadi, SSB Babullah Jr, SSB IM Ternate, SSB Bintang Utara, SSB Tunas Gamalama, SSB Tunas Mario, SSB Bintang Timur, SSB Selapura 06, KFA, SSB Milanisti Jr, SSB Salawaku, dan SSB Elang Muda.
Dengan persiapan matang serta filosofi permainan yang menekankan karakter, sportivitas, dan kebersamaan, kehadiran dua tim dari Tidore Kepulauan diharapkan mampu memberi warna dan menunjukkan kualitas pemain muda daerah di ajang Piala Menpora Regional Ternate.

Tinggalkan Balasan