TIMES MALUT  – Desa Sumber Makmur, Kecamatan Gane Timur, Halmahera Selatan, menggelar panen raya perdana. Acara ini menjadi simbol komitmen Pemprov Maluku Utara mendukung program swasembada pangan Presiden Prabowo Subianto.

Gubernur Maluku Utara Sherly Tjoanda Laos bersama Wakil Gubernur Sarbin Sehe hadir di lokasi panen. Forkopimda, Pupuk Indonesia, Bank Indonesia, Badan Pangan Nasional, hingga mitra swasta juga ikut mendampingi.

Sherly mengatakan Sumber Makmur punya potensi besar sebagai lumbung pangan. Panen perdana di lahan 76,2 hektare ini jadi awal untuk memperluas produksi hingga 200 hektare. Pemerintah juga menyiapkan bibit unggul dengan target produksi 8–10 ton per hektare. Selain itu, ada bantuan pupuk, obat-obatan, alsintan, hingga penggilingan padi khusus untuk desa ini.

Tahun ini petani Gane Timur mendapat 20 ton pupuk, terdiri atas 8 ton Urea dan 12 ton NPK. Pupuk Indonesia menerapkan sistem baru berbasis NIK lewat aplikasi Simultan. “Input kebutuhan pupuk September–November, hasilnya diumumkan Desember,” kata Rois, pimpinan Pupuk Indonesia Region IV B.

Distribusi pupuk juga melibatkan Koperasi Merah Putih agar lebih dekat ke petani. Bank Indonesia ikut mendukung dengan menanggung biaya pengiriman alsintan.

Selain panen, pemprov juga menggelar Gerakan Pangan Murah. Sebanyak 1.000 paket beras, minyak goreng, dan gula dibagikan ke masyarakat untuk menjaga inflasi sekaligus meringankan beban rumah tangga.

“Panen raya ini baru permulaan. Kita ingin Sumber Makmur jadi model kemandirian pangan di Maluku Utara,” ujar Sherly.***