TIMES MALUT – Ketua Umum Suku Wayoli yang juga anggota DPRD Halmahera Barat dari Fraksi PDI Perjuangan, Rinto Djalali, mengajak masyarakat Maluku Utara, khususnya di Kabupaten Halmahera Barat, untuk menjaga kerukunan dan stabilitas daerah melalui penguatan nilai adat dan budaya lokal.
Menurut Rinto, kehidupan masyarakat yang damai dan harmonis dapat tercipta apabila warga tetap mematuhi aturan adat, saling menghormati, serta mengedepankan kebersamaan dalam kehidupan sehari-hari.
“Kiat-kiat inilah yang menjadikan kita hidup rukun dan damai,” ujar Rinto, Senin, 25 Mei 2026.
Ia mengatakan, aturan adat memiliki peran penting dalam menjaga ketertiban sosial dan hubungan antarwarga. Karena itu, masyarakat diminta tetap menjaga etika, menghormati tokoh adat dan orang tua, serta menghargai perbedaan suku, agama, dan latar belakang sosial.
Rinto juga menekankan pentingnya budaya gotong royong dan saling membantu sebagai bentuk memperkuat solidaritas sosial di tengah masyarakat Halmahera Barat.
Menurut dia, semangat kebersamaan harus lebih diutamakan dibanding kepentingan pribadi maupun kelompok tertentu.
Dalam menyelesaikan persoalan sosial di masyarakat, Rinto mengimbau semua pihak mengedepankan musyawarah dan dialog daripada tindakan yang berpotensi memicu konflik berkepanjangan.
Ia menilai peran tokoh adat dan tetua masyarakat masih penting dalam menjaga keseimbangan sosial dan mencari solusi yang adil bagi semua pihak.
Selain itu, Rinto turut mengingatkan pentingnya menjaga kelestarian alam dan lingkungan sebagai bagian dari nilai adat yang diwariskan kepada generasi muda.
Ia berharap masyarakat Halmahera Barat tetap menjaga persaudaraan dan menjadikan nilai-nilai adat sebagai pedoman bersama dalam menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat yang aman dan kondusif di Maluku Utara.(*)

Tinggalkan Balasan