TIMES MALUT  – Wali Kota Tidore Kepulauan Muhammad Sinen menghadiri Rapat Paripurna ke-15 Masa Persidangan III DPRD, Rabu, 20 Agustus 2025, untuk mendengarkan pandangan umum fraksi terkait Rancangan Perubahan APBD 2025.

Dari empat fraksi, tiga di antaranya—PDI Perjuangan, ADEM, dan PKB—menyampaikan catatan penting. Sementara Fraksi DKI memilih langsung menyetujui tanpa memberikan pandangan.

Juru bicara Fraksi PDI-Perjuangan, Hamga Basinu, mengatakan partainya mengapresiasi upaya pemerintah mengoptimalkan pendapatan daerah, namun mendorong strategi berkelanjutan melalui digitalisasi pajak, intensifikasi retribusi, dan penguatan BUMD.

“Belanja daerah dalam APBD Perubahan 2025 harus diarahkan pada sektor strategis seperti pendidikan, kesehatan, UMKM, infrastruktur dasar, serta pengendalian inflasi,” ujarnya.

Fraksi PDI-Perjuangan juga menekankan pentingnya indikator kinerja yang terukur agar manfaat program benar-benar dirasakan masyarakat.

Catatan serupa disampaikan Fraksi ADEM dan PKB yang menekankan pengelolaan anggaran harus berpihak pada kesejahteraan masyarakat Kota Tidore Kepulauan.***