TIMES MALUT – Laga antara Nusantara FC melawan Dowora United yang tersaji pada Selasa 24 Juni 2025 siang tadi, berakhir imbang tanpa gol dalam lanjutan fase grup FOMASIGARO Cup 2025.
Hasil ini membuat peluang Nusantara FC untuk lolos ke Babak 16 Besar kian menipis.
“Ya, semakin sempit—seperti celana jeans lawas dipakai usai lebaran,” ucap salah satu pemain Dowora United setelah pertandingan.
Dowora United tampil mengejutkan. Di bawah sorotan debut perdananya, tim ini menunjukkan permainan yang solid, cerdas, dan penuh karakter. Dengan komposisi pemain muda yang bertalenta tinggi, Dowora United berhasil memadukan formasi bertahan dan serang secara seimbang, membuat Nusantara FC kesulitan menciptakan peluang berbahaya.
“Lucunya, sebelum laga, ada aroma sombong yang sempat beterbangan di media sosial. Entah terlalu percaya diri atau salah minum vitamin, mereka sempat menganggap laga ini hanya “pemanasan.” Tapi kenyataannya, malah jadi ajang pendinginan—karena tak sekalipun berhasil membuat keringat saya bercucuran, ” ucap Nurdin, Kiper utama Dowora United.
Bagi Nurdin, hasil ini merupakan Karma bagi Nusantara FC karena terlalu sombong sebelum bertanding.
Nusantara FC yang sebelumnya dihajar 3-0 oleh Cokabale FC (Lingkungan Jati, Kelurahan Cobodoe), kembali gagal meraih kemenangan. Serangan mereka seperti sayur tanpa garam—lembek, hambar, dan mudah ditebak. Berkali-kali upaya mereka patah sebelum sempat masuk kotak penalti, seolah-olah Dowora United sudah tahu password semua strategi mereka.
Sampai peluit panjang dibunyikan, papan skor tetap membisu. Bagi Nusantara FC, ini bukan hanya kehilangan dua poin, tapi juga kehilangan muka. Satu poin dari dua laga jelas bukan performa tim unggulan—lebih mirip akun sepakbola yang baru dibuat dan lupa password.
Sebaliknya, Dowora United mendapat sorotan positif sebagai tim baru yang mampu bersaing. Mereka tak hanya tampil berani, tetapi juga menunjukkan struktur permainan yang matang dan penuh potensi. Tim ini, yang semula dianggap “remeh”, justru jadi ancaman nyata—dan sepertinya, sedang menulis babak baru dalam buku sejarah FOMASIGARO Cup.***

Tinggalkan Balasan