TIMES MALUT – Pasca PDIP mengeluarkan rekomendasi ke Husain Alting Syah dan Asrul Rasyid Ichsan, beredar video di grup-grup WhatsApp terkait penyataan Muhammad Sinen yang mendukung Ali Ibrahim sebagai calon Gubernur Maluku Utara.

Video yang berdurasi 01:43 di akun tiktok @ayah.erik itu jadi perbincangan, dalam video itu Muhammad Sinen mengapresiasi kinerja dan prestasi Ali Ibrahim sebagai Wali Kota Tidore Kepulauan.

“Penyelenggaraan Pemerintahan Provinsi Maluku Utara terbaik Tidore juga masuk, pengelolan keuangan terbaik Tidore masuk urutan pertama, inovasi tertinggi, maka beliau (Ali Ibrahim,red) selesai dua periode mari torang dukung beliau di Gosale puncak,” kata Muhammad Sinen, dikutip dari akun tiktok @ayah.erik.

Muhammad Sinen bilang, dirinya mendampingi Ali Ibrahim mulai dari periode pertama hingga periode kedua, sehingga Ali Ibrahim merupakan sosok pemimpin yang pantas untuk memimpin Maluku Utara.

“Saya mendampingi beliau dua periode saya rasa, maka pemimpin harus seperti beliau,” ungkap Muhammad Sinen.

Dalam vidoe tersebut Muhammad Sinen menyatakan bahwa banyak orang melihat kekurangan Ali Ibrahim dari jarak jauh,” Kalau Maluku Utara dipimpin oleh Ali Ibrahim apa yang diharapkan Pak Menteri saat itu pasti akan terjadi,” jelasnya.

“Jadi saya rasa belum lengkap, kalau saya lanjutkan (calon Walikota Tidore,red). Maka beliau juga harus lanjutkan ke atas (calon Gubernur Malut,red) supaya sinergitas Pemerintah Provinsi dengan Kota Tidore berjalan dengan aman,” singkatnya.

Sementara itu, seperti dikutip dari halmaheranesia.com, Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) mengungkapkan alasan memilih serta mengusung Sultan Tidore, Husain Alting Sjah, dan Sekretaris PDIP Maluku Utara, Asrul Rasyid Ichsan bertarung di Pilgub Maluku Utara.

“Jadi saya harus jujur, PDIP menjatuhkan pilihan itu bukan dari sisi kemampuan keuangan. Tapi Ibu Megawati Soekarno Putri dengan berbagai macam kajian untuk Maluku Utara, PDIP memberikan rekomendasi ke Sultan Tidore itu hitungannya matang,” ucap Ketua DPD PDIP Maluku Utara.

Ia menyebutkan, pilihan Megawati tidak pernah bergeser dan tepat sesuai dengan keinginan masyarakat.

Selain itu, dari sekian rivalnya Sultan Tidore, semuanya sudah pernah memimpin daerah-daerah di Maluku Utara, sehingga dari situ dapat melihat rekam jejak mereka.

“Berangkat dari pengalaman itu, Ibu Mega mau memberikan rekomendasi kepada orang yang bersih, karena belum ada noda, itu salah satu kriteria yang membuat Ibu Mega memberikan rekomendasi ke Sultan Tidore,” ungkap Muhammad Sinen.

Ia bilang, secara internal PDIP Maluku Utara juga memiliki survei, dan hasil dari survei tersebut menunjukkan bahwa masyarakat Maluku Utara sangat menginginkan Husain Alting sebagai gubernur.

“Gambaran surveinya jelas, elektabilitasnya, popularitasnya, dan itu sangat luar biasa,” katanya.

Untuk diketahui, Capt. Ali Ibrahim merupakan Ketua Bidang Kehormatan Partai DPC PDIP Kota Tidore Kepulauan yang juga mendapatkan surat tugas dari DPP PDIP untuk melakukan konsulidasi sebagai calon Gubernur Maluku Utara.

Hanya saja niat Ali Ibrahim untuk maju sebagai calon Gubernur pupus setelah DPP PDIP memberikan rekomendasi ke Sultan Tidore Husain Syah dan Asrul Rasyid Ichsan sebagai Calon Gubernur dan Calon Wakil Gubernur Maluku Utara.***