TIMES MALUT – Gubernur Maluku Utara Sherly Tjoanda turun langsung meninjau progres program Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) di Kota Ternate, Senin, 15 September 2025.
Dalam kunjungan itu, Sherly menegaskan renovasi rumah warga harus selesai tepat waktu dan sesuai sasaran. Ia didampingi Kepala Dinas Perumahan dan Pemukiman Musrifa Alhadar dan Plt Kepala Dinas Sosial Maluku Utara, Zen Kasim.
“Kami ingin memastikan program RTLH ini berjalan baik, bukan hanya fisik tapi juga ketepatan sasaran dan waktu,” kata Sherly.
Tahun ini, program RTLH menyasar 700 unit rumah di seluruh Maluku Utara, dengan 40 unit di antaranya berada di Kota Ternate.
“Kami tidak ingin ada keterlambatan. Semua pihak harus bekerja sesuai jadwal, ini menyangkut hak dasar masyarakat,” tegasnya.
Kadis Perkim Malut Musrifa Alhadar menambahkan peninjauan dilakukan di beberapa titik seperti Tongole, Tanah Raja, Jan, dan Sulamadaha,” Target kami seluruh renovasi rampung dalam dua bulan ke depan,” ujarnya.
Musrifa menyebut bahan bangunan sudah disalurkan, dan pekerjaan kini masuk tahap renovasi fisik.
Program RTLH menjadi salah satu prioritas Pemprov Maluku Utara di bawah kepemimpinan Sherly Tjoanda untuk meningkatkan kualitas hunian masyarakat berpenghasilan rendah.***

Tinggalkan Balasan