TIMES MALUT – Wakil Gubernur Maluku Utara, Sarbin Sehe, membuka secara resmi rapat koordinasi (rakor) lintas sektoral dalam rangka menyambut Hari Raya Nyepi dan Idul Fitri 1447 Hijriah di Provinsi Maluku Utara. Kegiatan ini berlangsung di ruang rapat lantai 4 Kantor Gubernur Maluku Utara, Selesa, 17 Maret 2026.
Rakor tersebut dihadiri unsur Forkopimda, instansi vertikal, serta organisasi perangkat daerah di lingkup Pemerintah Provinsi Maluku Utara.
Dalam sambutannya, Sarbin menyampaikan bahwa rakor ini bertujuan memastikan kesiapan pemerintah daerah dalam menghadapi dua hari besar keagamaan tersebut, terutama terkait keamanan, transportasi, logistik, energi, komunikasi, hingga kondisi cuaca.
Ia menegaskan koordinasi lintas sektor menjadi langkah penting agar masyarakat dapat merayakan hari raya dengan aman dan nyaman.
“Kita perlu saling memberi informasi terkait gangguan, ancaman, maupun hambatan dalam pelaksanaan hari besar keagamaan maupun hari besar nasional,” ujar Sarbin.
Selain aspek keamanan, Pemprov Maluku Utara juga memberi perhatian pada potensi cuaca ekstrem yang masih terjadi di sejumlah wilayah.
Sarbin mengingatkan peristiwa banjir yang baru terjadi di Kabupaten Kepulauan Sula serta kondisi cuaca buruk di beberapa daerah lain di Maluku Utara.
Mengingat Idul Fitri diperkirakan berlangsung dalam waktu dekat, pemerintah provinsi bersama TNI, Polri, dan instansi terkait menyiapkan berbagai langkah mitigasi.
Dalam rakor tersebut dibahas sejumlah poin penting, di antaranya kesiapan pos pengamanan oleh Polda Maluku Utara, kesiapan armada kapal oleh ASDP dan KSOP untuk mengantisipasi lonjakan penumpang, serta ketersediaan bahan pokok dan BBM.
Selain itu, PLN juga menyiapkan genset serta tim teknis untuk mengantisipasi gangguan listrik selama perayaan hari raya. Sementara BMKG memantau kondisi cuaca dan potensi hujan serta gelombang tinggi.
Balai Pelaksanaan Jalan Nasional juga menyiapkan sistem dan peralatan guna memastikan kondisi jalan tetap aman selama periode Nyepi dan Idul Fitri.
Sementara itu, Kementerian Agama dijadwalkan menggelar sidang isbat pada 19 Maret 2026 untuk menentukan tanggal Idul Fitri 1447 Hijriah.
Pemprov Maluku Utara juga memastikan distribusi bahan pokok, termasuk telur, tetap terjaga. Pemerintah bekerja sama dengan pemasok dan pedagang agar ketersediaan serta harga telur tetap stabil di pasaran.
“Penting bagi kita untuk menyiapkan mitigasi, baik dari pemerintah daerah maupun dinas terkait,” kata Sarbin.
Usai rapat, Sarbin bersama jajaran Forkopimda meninjau sejumlah posko pengamanan, mulai dari Pelabuhan Ferry Galala, Pelabuhan Speed Sofifi, hingga Posko Pengamanan Bundaran Kota Sofifi untuk memantau langsung kesiapan pengamanan jelang hari raya.(*)

Tinggalkan Balasan