TIMES MALUT – Gubernur perempuan pertama Maluku Utara, Sherly Tjoanda, meraih Anugerah Srikandi Indonesia 2025. Penghargaan ini diberikan atas capaian dan komitmennya dalam memperkuat layanan publik serta mendorong percepatan pembangunan daerah.
Dalam 100 hari pertama kepemimpinannya, Sherly menetapkan kebijakan pendidikan gratis dan layanan kesehatan gratis bagi masyarakat. Ia juga mendorong pengelolaan anggaran daerah yang lebih transparan dan tepat sasaran.
Kebijakan tersebut dinilai berdampak langsung pada peningkatan kualitas layanan publik serta mempercepat pembangunan di Maluku Utara. Kepemimpinan Sherly dianggap mencerminkan tata kelola pemerintahan yang efektif dan berpihak pada kepentingan masyarakat.
Anugerah Srikandi Indonesia sendiri diberikan kepada perempuan-perempuan inspiratif yang menunjukkan keteladanan dan kepemimpinan di berbagai sektor.
Sherly mengatakan, penghargaan tersebut bukan hanya untuk dirinya secara pribadi, melainkan untuk seluruh perempuan yang memilih terlibat dan bertahan dalam proses politik.
“Penghargaan ini bukan hanya untuk saya pribadi, tetapi untuk semua perempuan yang memilih terlibat, bersuara, dan bertahan dalam proses politik yang sering tidak mudah,” ujar Sherly.
Ia menegaskan, perempuan kuat menciptakan dampak bukan dengan berdiri sendiri, melainkan dengan saling menguatkan.
“Hari ini kita menghormati para perempuan yang merawat, memimpin, serta menjaga keutuhan keluarga dan komunitas secara tenang, konsisten, dan penuh tujuan. Ketika perempuan saling mendukung, dampaknya akan terasa jauh melampaui hari ini,” pungkasnya.(*)

Tinggalkan Balasan