TIMES MALUT – Pemerintah Provinsi Maluku Utara bersama TNI memperkuat sinergi dalam menjaga stabilitas keamanan, mendukung percepatan pembangunan, hingga meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi bencana.

Komitmen tersebut mengemuka dalam pertemuan Gubernur Maluku Utara Sherly Laos dengan Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Pangkogabwilhan) III, Letjen TNI Lucky Avianto, di Kantor Gubernur Maluku Utara, Sofifi, Selasa, 28 Juli 2026.

Dalam pertemuan itu, kedua pihak membahas penguatan kolaborasi di berbagai sektor, mulai dari keamanan, penanganan bencana, ketahanan pangan, hingga percepatan pembangunan daerah.

Gubernur Sherly mengatakan, stabilitas keamanan menjadi fondasi utama agar investasi, pelayanan publik, pembangunan infrastruktur, dan aktivitas ekonomi masyarakat dapat berjalan dengan baik.

Ia mengapresiasi peran TNI yang selama ini menjadi mitra strategis pemerintah daerah, tidak hanya dalam menjaga keamanan wilayah, tetapi juga mendukung penanganan bencana, program ketahanan pangan, serta berbagai kegiatan kemasyarakatan.

“Sinergi pemerintah daerah dan TNI sangat penting untuk memastikan masyarakat Maluku Utara dapat hidup dengan aman, sehingga pembangunan dan pelayanan publik berjalan optimal,” ujar Sherly.

Sementara itu, Letjen TNI Lucky Avianto menegaskan komitmen TNI untuk terus mendukung agenda pembangunan di Maluku Utara yang berdampak langsung terhadap kesejahteraan masyarakat.

Menurut Lucky, keberadaan Markas Komando Daerah Militer (Kodam) di Maluku Utara diharapkan dapat segera terwujud sebagai bagian dari penguatan sistem pertahanan sekaligus mendukung program strategis pemerintah pusat dan pemerintah daerah.

“Harapan kami, pembangunan Kodam dapat segera tuntas sehingga semakin memperkuat dukungan terhadap percepatan pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat Maluku Utara,” kata Lucky.

Selain isu keamanan, pertemuan tersebut juga membahas peningkatan kesiapsiagaan menghadapi bencana, penguatan ketahanan pangan, serta kolaborasi lintas sektor untuk mendukung pembangunan yang berkelanjutan.

Pemerintah Provinsi Maluku Utara menilai kerja sama dengan TNI menjadi salah satu faktor penting dalam menciptakan situasi yang aman dan kondusif sehingga manfaat pembangunan dapat dirasakan masyarakat secara luas.(*)