TIMES MALUT – Gubernur Maluku Utara Sherly Tjoanda  merespons aspirasi warga Kelurahan Dufa-dufa yang sebelumnya memprotes pengalihan lokasi tambat labuh pada 26 Februari 2026 lalu.

Sherly menyampaikan hal itu saat menghadiri kegiatan Gebyar Pasar Murah di Terminal Pasar Dufa-dufa, Kota Ternate, Rabu, 11 Maret 2026.

Ia mengatakan Pemprov Maluku Utara telah berkoordinasi dengan Pemerintah Kota Ternate melalui Sekretaris Kota untuk menyiapkan administrasi penghibahan aset kepada Kementerian Perhubungan.

“Kalau administrasinya selesai tahun ini, mohon doanya agar tahun depan pembangunan Pelabuhan Mudaffar Sjah sudah bisa dimulai,” kata Sherly.

Menurutnya, pembangunan pelabuhan tersebut diharapkan dapat mendorong pertumbuhan ekonomi sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Kelurahan Dufa-dufa.

Dalam kesempatan itu, Sherly juga menyampaikan pemerintah menyiapkan sekitar 14 ribu paket sembako murah selama bulan Ramadan.

Dari jumlah tersebut, sebanyak 4 ribu paket disediakan Dinas Perindustrian dan Perdagangan, sementara 10 ribu paket lainnya berasal dari Dinas Pangan Provinsi Maluku Utara.

Selain itu, Pemprov Maluku Utara juga memastikan ketersediaan minyak goreng subsidi Minyakita di Pasar Higienis Ternate. Saat ini terdapat empat penyalur yang menjual Minyakita dengan harga Rp 15.700 per liter.

“Kalau mau beli, lihat ada logo penyalur Bulog. Kalau mereka menjual tidak sesuai harga, silakan dilaporkan,” ujarnya.

Dalam program pasar murah tersebut, masyarakat bisa mendapatkan paket bahan pokok berisi 5 kilogram beras, 2 kilogram gula pasir, dan 2 liter minyak goreng dengan harga Rp 50 ribu.

Kegiatan ini turut dihadiri Wakil Gubernur Maluku Utara Sarbin Sehe, Ketua TP PKK Maluku Utara Rusni Sarbin, Sekretaris Kota Ternate Rizal Marsaoly, serta sejumlah pimpinan OPD terkait.(*)