TIMES MALUT – Gubernur Maluku Utara Sherly Tjoanda memastikan ruas jalan di kawasan Pasar Galala, Kecamatan Oba Utara, Kota Tidore Kepulauan, akan diaspal pada 2026.

Kepastian itu disampaikan Sherly saat merespons keluhan warga dalam kegiatan Gerakan Pangan Murah di Sofifi. Ia mengatakan, pemerintah provinsi telah menyiapkan percepatan perbaikan akses menuju pusat aktivitas ekonomi tersebut.

“Jalan dibuat tahun ini setelah bulan tujuh (Juli 2026),” kata Sherly di hadapan warga, Rabu, 4 Maret 2026.

Ia menjelaskan, ruas jalan yang saat ini masih berstatus pengerasan (sirtu) akan dimasukkan dalam program pengaspalan melalui APBD Perubahan Tahun Anggaran 2026.

Selama ini, kondisi jalan di kompleks Pasar Galala dikeluhkan pedagang dan pembeli. Saat musim hujan, badan jalan kerap tergenang dan berlumpur sehingga menyulitkan kendaraan roda dua maupun roda empat. Sementara pada musim kemarau, debu beterbangan dan mengganggu aktivitas jual beli.

Padahal, Pasar Galala menjadi salah satu pusat perputaran ekonomi masyarakat Oba Utara dan sekitarnya. Distribusi hasil bumi dan rempah-rempah dari desa-desa sekitar bergantung pada akses jalan tersebut.

Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Maluku Utara, Risman Iriyanto Djafar, mengatakan pihaknya telah melakukan identifikasi teknis terhadap kondisi ruas jalan tersebut.

“Sudah kami identifikasi. Rencananya akan dimasukkan dalam APBD Perubahan 2026,” ujarnya.

Menurut dia, pembangunan infrastruktur jalan dan jembatan di wilayah Sofifi dan sekitarnya tetap menjadi prioritas pemerintah provinsi untuk mendorong pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan konektivitas antarwilayah, meski di tengah tekanan fiskal.

Dengan rencana pengaspalan itu, akses menuju Pasar Galala diharapkan lebih layak dan mendukung kelancaran mobilitas serta distribusi barang di Kota Tidore Kepulauan.(*)