TIMES MALUT – Wakil Menteri Kesehatan (Wamenkes) RI, Prof. Dante Saksono Harbuwono, melakukan kunjungan kerja ke RSUD Chasan Boesoirie, Ternate, Maluku Utara.
Dalam kunjungan tersebut, Wamenkes memastikan rumah sakit rujukan di Maluku Utara itu bakal mendapatkan bantuan alat kesehatan dari Kemenkes RI.
Didampingi Wakil Gubernur Malut, Sarbin Sehe, Wamenkes menyebut kunjungan ini merupakan tindak lanjut dari surat Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda, ke Kemenkes terkait permintaan evaluasi terhadap RSUD Chasan Boesoirie.
“Setelah kami tinjau, ada beberapa hal yang perlu dibenahi. Karena itu, kami akan kirim tim dari pusat untuk melakukan evaluasi menyeluruh,” ujar Wamenkes, Jumat, 1 Agustus 2025.
Tim evaluasi dari Kemenkes dijadwalkan datang pada 4-6 Agustus 2025. Evaluasi akan mencakup manajemen, tata kelola, desain ruang, SDM, pelayanan pasien, keuangan, hingga sistem data dan komputerisasi.
“Kami akan bantu sepenuhnya agar pelayanan RSUD Chasan Boesoirie jadi lebih baik ke depan. Setelah evaluasi, kami akan sampaikan rekomendasi ke gubernur dan wagub,” tambahnya.
Dante juga mengungkapkan, RSUD Chasan Boesoirie termasuk salah satu rumah sakit yang akan menerima bantuan alkes untuk penanganan penyakit katastropik seperti Cath Lab (pemasangan ring jantung), MRI, CT Scan, hingga fasilitas kemoterapi.
Sementara itu, RS Sofifi juga akan dievaluasi. Tidak menutup kemungkinan ada pengalihan bantuan dari RSUD Chasan Boesoirie ke RS Sofifi tergantung hasil evaluasi.
“Evaluasi awal kita fokus ke prasarana, karena ini sifatnya darurat. Ada ruang yang jebol, pintu akses tertutup, dan renovasi tambal sulam. Tata kelola harus dibenahi, termasuk alur pasien,” jelasnya.
Masalah SDM juga disorot. Ia menilai distribusi tenaga medis belum merata, seperti tenaga gizi yang berlebih dan tidak adanya spesialis konservasi gigi.
“Semua akan masuk dalam rekomendasi. Ini jadi bahan untuk perencanaan jangka panjang dan evaluasi berkelanjutan,” ucapnya.
Namun, Wamenkes mengakui ada kendala keterbatasan lahan di RSUD Chasan Boesoirie, sehingga sebagian alkes kemungkinan akan dialihkan ke RS Sofifi.
Dalam kunjungan itu, Wamenkes dan rombongan juga meninjau langsung ruang IGD, Poli Gigi, ruang rawat inap pria, ruang jantung, serta menyapa dan berdialog dengan sejumlah pasien dan dokter.***

Tinggalkan Balasan