TIMES MALUT – Jelang Derby Dowora yang ditunggu-tunggu, tensi pertandingan sudah mendidih bahkan sebelum bola disentuh. Dalam laga lanjutan FOMASIGARO CUP 2025, dua tim sekampung, Nusantara FC dan Dowora United, akan saling hantam di lapangan pada Selasa, 24 Juni 2025. Namun, bukannya saling respek, justru perang kata-kata yang lebih dulu dimainkan.
Adalah Idris A.Rahman, Manajer Nusantara FC, yang memanaskan suasana. Dalam pernyataan blak-blakannya, ia menyebut Dowora United sebagai “tim lemah” dan memprediksi laga nanti hanya akan jadi ajang latihan menembak bagi anak-anak asuhnya.
“Dowora United itu tim biasa-biasa saja. Mereka heboh di media sosial, tapi di lapangan nanti? Habis. Kami sudah siap bobol gawang mereka berkali-kali,” kata Idris santai.
Tak cukup sampai di situ, Idris juga menyebut pertandingan perdana mereka melawan Cokabale hanyalah eksperimen formasi.
“Lawan Cokabale kemarin kami cuma uji coba taktik, sambil iseng-iseng cari kombinasi. Tapi lawan Dowora United, kami turunkan mode serius. Serius menyerang, serius menghibur, dan serius bikin mereka pusing tujuh keliling,” lanjutnya.
Sindiran Demi Sindiran
Idris tak berhenti menyentil. Ia menyarankan agar pihak panitia menyediakan ember di belakang gawang Dowora United.
“Bukan buat bola, tapi buat nampung air mata mereka setelah dibantai. Kalau bisa sih siapkan juga petugas konseling di pinggir lapangan,” katanya sambil tertawa.
Menurutnya, Dowora United terlalu banyak gaya di luar lapangan, tapi belum menunjukkan kelas sebenarnya di pertandingan.
“Kalau dilihat dari status mereka di media sosial, kayaknya mereka sudah juara. Tapi sayangnya, turnamen ini ditentukan di lapangan, bukan di kolom komentar,” sindirnya tajam.
Idris bahkan menyarankan agar Dowora United menyiapkan lebih dari satu kiper. “Kalau bisa, turunkan dua kiper sekaligus. Satu jaga gawang, satu lagi jaga moral. Karena setelah gol ketiga, biasanya mereka mulai saling menyalahkan,” tambahnya.
Nusantara FC Siap Tempur
Di sisi lain, skuad Nusantara FC terlihat penuh percaya diri. Dalam latihan terakhir, mereka bahkan menyiapkan selebrasi khusus untuk merayakan setiap gol ke gawang Dowora United.
“Kami bukan cuma siap menang, kami siap bikin tontonan. Kalau bisa, bikin Dowora United lupa kalau mereka pernah daftar turnamen ini,” kata Idris sambil tersenyum licik.
Idris juga menyebut target realistis mereka: minimal tiga gol di babak pertama, dan sisanya disesuaikan dengan mood pemain.
“Kalau belum puas, kami lanjut babak kedua. Kalau masih belum cukup, ya kami gelar babak evaluasi sambil minum es kelapa,” celetuknya.
Apakah Dowora United Akan Membalas?
Sampai berita ini diturunkan, belum ada tanggapan resmi dari manajemen Dowora United. Namun rumor menyebutkan, mereka tengah mempersiapkan balasan baik di lapangan maupun di warung kopi tempat biasa nongkrong. Yang pasti, laga Selasa nanti dipastikan penuh emosi, ego, dan ejekan. Warga Dowora sudah bersiap tumpah ruah ke lapangan — bukan hanya untuk mendukung, tapi juga menyaksikan siapa yang akan menjadi raja sesungguhnya di kampung sendiri.***

Tinggalkan Balasan