TIMES MALUT – Forum Komunikasi Generasi Muda Kelurahan Dowora (Fomasigaro) akhirnya selesai melaksanakan Musyawarah Ke-II pada Minggu, 4 Mei 2025 bertempat di Aula MIN 4 Kota Tidore Kepulauan.
Suyono Sahmil, yang berprofesi Advokat/Pengacara ini terpilih melalui Musyawarah Mufakat untuk menakhodai Pemuda Generasi Muda Kelurahan Dowora, Kota Tidore Kepulauan masa bakti 2025-2027.
Kepada media ini, Suyono Sahmil yang juga Mantan Sekretaris Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kota Ternate ini menyampaikan ucapan terima kasih kepada Pemuda Dowora atas kepercayaan yang diberikan.
“Saya sebenarnya menginginkan organisasi ini dipimpin oleh teman-teman atau adik-adik yang aktif di Kelurahan supaya mereka bisa lebih banyak berproses, namun karena dalam tahapan Pendaftaran Calon dan Musyawarah Berlangsung tidak ada yang memberanikan diri untuk mengambil dan mengelola organisasi Kepemudaan ini, akhirnya forum secara resmi meminta saya untuk bisa membantu perjalanan Fomasigaro ke depan, dan dengan berat hati saya harus terima amanah ini, demi semangat kebersamaan” jelasnya, Senin, 5 Mei 2025.

Dirinya juga menjelaskan, terkait program kerja yang akan dilaksanakan, semuanya nanti diserahkan ke Badan Pengurus ketika Pelantikan dan Rapat Kerja, dimulai dari Kegiatan Keagamaan, Sosial Budaya, Pendidikan dll. Sementara, yang terpenting dalam 1 bulan ini, Dirinya dan teman-teman Pemuda akan lebih berfokus untuk mengelola Lapangan Sepak Bola Kelurahan Dowora yang menjadi Aset Pemuda ke depan.
“Langkah konkrit saat ini adalah menyiapkan Turnamen Gawang Sedang Tingkat Kecamatan Tidore Timur setelah Idul Adha. Itu sebabnya, sebulan ini kita akan fokus pada persiapan kegiatannya, termasuk pembersihan lapangan”, terang Suyono.
Dirinya berharap Pemerintah Kelurahan, instansi Pemerintahan lainnya dan semua pengusaha di Kelurahan Dowora dapat berpartisi dalam rangka persiapan pelaksanaan Turnamen ini.
“Ya saya tentu berharap semua komponen masyarakat di Kelurahan dapat membantu segala proses persiapan Turnamen, sebab kegiatan ini dilakukan untuk pembinaan generasi muda di Kelurahan melalui pemeliharaan dan pemanfaatan lapangan sepak bola yang sama-sama kita banggakan,” pintanya.
Dirinya juga menyampaikan komitmennya untuk kembali mengkonsolidasikan semangat pengelolaan Sekolah Sepak Bola (SSB) Bintang Timur yang menjadi kebanggaan Masyarakat Dowora khususnya dan Tidore Timur umumnya.
“SSB Bintang Timur milik kita semua, dan lapangan Dowora menjadi tempat generasi muda ini untuk terus mengasah skill mereka, kalau bukan Kita yang ikut membantu, lantas mau berharap pada siapa? Itu sebabnya, saya berkomitmen untuk merajut semangat ini dan ikut membantu pengurus SSB Bintang Timur dengan menghidupkan kembali pengelolaan aktivitas lapangan Kelurahan Dowora,” tutupnya mengakhiri.***

Tinggalkan Balasan