TIMES MALUT – Pemerintah Provinsi Maluku Utara resmi melakukan penandatanganan kontrak dengan Pesawat Lion Air.
Penandatanganan kontrak dengan Lion Air tersebut berlangsung di Kantor Pusat Lion Air Group Balaraja Kabupaten Tangerang Provinsi Banten, yang disaksikan oleh Sekda Provinsi Maluku Utara Samsuddin Abdul. Kadir, Ketua PPIHD Kadri Laetje, Plt Karo Kesra, Direktur Utama PT.Lion Air Group Rudy Luminglkewas dan General Manajer Lion Group Ari Azhari.
“Penandatanganan kontrak tersebut menepis polemik reguler dan carter pesawat untuk keberangkatan Jamaah Calon Haji (JCH) dari Maluku Utara,” kata Ketua PPIHD Kadri Laetje, Selasa, 15 April 2025.
Kata Kadri, Gubernur Sherly Laos, telah mengalokasikan anggaran sebesar Rp11 miliar yang bersumber dari APBD Pemprov Maluku Utara Tahun 2025, untuk mendukung penuh pelaksanaan pelayanan jamaah haji asal Maluku Utara.
Anggaran tersebut, lanjut Kadir, mencakup seluruh kebutuhan jamaah, mulai dari Asrama Haji Ngade di Ternate hingga Asrama Haji Sudiang di Makassar, serta proses pemulangan dari Makassar ke Ternate.
Kadir mengatakan, dari total anggaran tersebut, porsi terbesar dialokasikan untuk carter pesawat sebesar Rp7,5 miliar.
Ia bilang, Pemerintah Provinsi Maluku Utara berkomitmen memberikan pelayanan haji yang optimal. Sementara untuk keberangkatan, Lion Air akan melayani Jamaah Calonn Haji (JCH) melalui 12 kali penerbangan dari Ternate ke Makassar dan sebaliknya.
“Pemerintah melalui panitia penyelenggara haji berupaya memberikan kenyamanan, keamanan, keselamatan, kesehatan dan ketepatan dalam proses penyelenggaraan haji tahun ini,” tegas Kadri.***

Tinggalkan Balasan