TIMES MALUT – Sherly Tjoanda Laos, menyampaikan pidato kemenangannya, setelah ditetapkan sebagai Gubernur oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Maluku Utara.

Istri mendiang Benny Laos ini dalam pidatonya menegaskan bahwa perbedaan dalam kompetisi demokrasi pemilihan gubernur kemarin harus di tinggalkan.

Maluku Utara tidak hanya menjadi penonton dalam pembangunan nasional, tetapi menjadi pemain utama dalam perekonomian Indonesia Timur.

Sherly bilang, Maluku Utara tidak hanya memiliki sumber daya alam yang melimpah, tetapi juga memiliki sejarah, budaya, dan semangat perjuangan rakyatnya.

“Dari Taliabu hingga Pulau Gebe, dari Morotai hingga Pulau Obi, kita memiliki potensi besar yang harus kita kelola dengan bijak dan berkelanjutan,” kata Sherly, di Kantor KPU Provinsi Maluku Utara, Kamis, 6 Februari 2025.

Sebagai Gubernur, kata Sherly, ia akan bekerja keras meningkatkan kesejahteraan rakyat, memperbaiki infrastruktur, serta memperkuat sektor pendidikan dan kesehatan, dan menyediakan lapangan kerja bagi generasi muda Maluku Utara.

“Kita akan memastikan bahwa Maluku Utara tidak hanya menjadi penonton dalam pembangunan nasional, tetapi menjadi pemain utama dalam perekonomian Indonesia Timur,” tegas Sherly.

“Tinggalkan perbedaan, tatap masa depan dengan penuh optimisme. Torang samua basodara, mari kita bekerja bersama, bahu-membahu, membangun Maluku Utara yang lebih baik untuk generasi mendatang, generasi emas Indonesia,” ajak Sherly.

Sherly juga menyampaikan terima kasih kepada masyarakat Maluku Utara atas kepercayaan yang diberikan kepadanya beserta wakilnya Sarbin Sehe, sehingga kepercayaan yang diberikan akan dijalankan penuh tanggungjawab.

“Kepercayaan ini adalah amanah yang akan saya jaga dengan sepenuh hati dan saya laksanakan dengan penuh tanggung jawab, mari kita bersatu, mari kita bekerja demi Maluku Utara yang lebih maju, lebih adil, dan lebih sejahtera,” tutup Sherly.***