TIMES MALUT – Kepala Biro Pengadaan Barang/Jasa Setda Maluku Utara, Hairil Hi. Hukum, menekankan pentingnya perencanaan pengadaan yang efektif dan efisien guna mendukung tata kelola pemerintahan yang transparan dan akuntabel.

Pernyataan itu disampaikan Hairil saat membuka kegiatan Sosialisasi dan Bimbingan Teknis Perencanaan Pengadaan Barang/Jasa Tahun 2026 di Hotel Emerald, Kota Ternate, Kamis, 18 Desember 2025.

Kegiatan ini ditujukan bagi pelaku pengadaan, pejabat pembuat komitmen (PPK), serta tim teknis di lingkungan pemerintah daerah.

Hairil meminta para narasumber memberikan penyegaran terkait regulasi dan mekanisme pengadaan agar proses pengadaan dapat berjalan tepat waktu dan akuntabel.

“Saya berharap peserta aktif mengikuti kegiatan ini sehingga dapat berkontribusi pada percepatan dan perbaikan pelaksanaan pengadaan tahun 2026,” ujarnya.

Mantan Kepala Dinas PUPR Kabupaten Pulau Morotai ini menekankan, pengadaan barang dan jasa adalah aspek strategis untuk mendukung pembangunan daerah.

Proses pengadaan yang transparan, akuntabel, dan efisien menjadi keharusan, apalagi dengan tingginya volume pengadaan yang memerlukan SDM berkualitas, memahami regulasi, serta mampu menjalankan mekanisme pengadaan dengan baik.

Hairil mengingatkan, sesuai Peraturan LKPP Nomor 11 Tahun 2021, setiap perangkat daerah wajib menyusun perencanaan pengadaan tahun 2026 secara komprehensif, mulai dari identifikasi kebutuhan, penetapan jenis barang/jasa, metode pengadaan, jadwal, hingga penganggaran.

Kegiatan sosialisasi dan bimtek ini juga bertujuan meningkatkan kinerja pengadaan daerah, khususnya dalam pemenuhan Indeks Tata Kelola Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (ITKP) dan capaian Monitoring, Controlling, Surveillance for Prevention (MCSP) KPK.

Hairil berharap forum ini dapat menjadi sarana berbagi informasi, memecahkan persoalan di lapangan, dan mengantisipasi kendala dalam percepatan pengadaan.(*)